
Gilabola.com – Chelsea datang ke Wembley dengan satu target besar: membawa pulang trofi FA Cup kesembilan mereka. Di atas kertas Manchester City tetap lebih diunggulkan, apalagi rekor pertemuan belakangan benar-benar tidak berpihak kepada The Blues.
Tapi Chelsea pernah berada di posisi seperti ini sebelumnya. Dan mereka tahu caranya mengejutkan City.
Salah satu harapan terbesar Chelsea ada di pundak Cole Palmer. Mantan pemain Manchester City itu punya kenangan cukup bagus di Wembley. Tahun lalu ia sempat mencetak gol ke gawang Arsenal pada Community Shield 2024 saat masih berseragam City, sebelum timnya kalah lewat adu penalti.
Beberapa hari setelahnya, Palmer kembali bikin gol di UEFA Super Cup melawan Sevilla. Kali itu City keluar sebagai juara setelah menang adu penalti.
Momen terbesar Palmer bersama Chelsea datang pada final Piala Dunia Antarklub FIFA musim panas lalu. Ia mencetak dua gol cepat plus satu assist saat Chelsea unggul 3-0 atas PSG di babak pertama.
Chelsea juga punya sosok Enzo Fernandez yang cukup penting dalam perjalanan menuju final. Gelandang Argentina itu mencetak gol kemenangan di semifinal kontra Leeds United.
Bukan cuma itu. Enzo juga sempat menyelamatkan Chelsea lewat gol injury time ketika menghadapi Manchester City di Premier League pada Januari lalu. Pertandingan tersebut menjadi laga pertama Callum McFarlane sebagai pelatih.
Namun pekerjaan Chelsea jelas tidak ringan.
Lini belakang mereka bakal diuji habis-habisan oleh serangan City yang dihuni Erling Haaland, Jeremy Doku, Antoine Semenyo, dan Rayan Cherki. Empat pemain itu total sudah menghasilkan 69 kontribusi gol di Premier League musim ini.
Pertahanan Chelsea sendiri masih jadi masalah. Mereka sudah kebobolan 49 gol di liga musim ini, catatan yang bahkan lebih buruk dibanding delapan tim lain.
Kabar baiknya, Reece James dan Levi Colwill kini sudah kembali tersedia. Kehadiran keduanya dianggap penting karena musim lalu Chelsea hanya kebobolan 44 gol di liga, salah satunya berkat konsistensi James dan Colwill di lini belakang.
Ada satu hal lain yang juga menghantui Chelsea menjelang final ini.
Mereka belum pernah lagi mengalahkan Manchester City sejak Mei 2021. Padahal kemenangan terakhir itu datang di panggung terbesar, final Liga Champions, ketika Chelsea menang 1-0 atas tim asuhan Pep Guardiola di Porto.
Sejak laga tersebut, kedua tim bertemu 13 kali. Hasilnya berat sebelah: City menang 11 kali dan dua laga lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir mereka di FA Cup juga masih membekas buat Chelsea. Pada semifinal 2024, City menang lewat gol Bernardo Silva pada menit ke-84. Chelsea saat itu sempat merasa layak mendapat penalti setelah bola dianggap mengenai tangan Jack Grealish.
Kini situasinya berbeda. Skuad Chelsea sudah banyak berubah dan hanya Reece James yang masih tersisa dari tim juara Liga Champions 2021.
Meski begitu, Chelsea beberapa kali sudah membuktikan mereka bisa menang ketika tidak dijagokan. Wembley akan jadi panggung berikutnya untuk mencoba mengulang cerita itu.
Ikuti Gilabola.com di Google News
