Site icon Gilabola.com

Leandro Paredes Dihukum 10 Laga, Argentina Kena Denda Besar Usai Final Piala Dunia 2026

Leandro Paredes vs Eric Garcia - Piala Dunia 2026

Leandro Paredes harus membayar mahal akibat keributan yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026. Gelandang Argentina itu dijatuhi larangan bermain sebanyak 10 pertandingan oleh Komite Disiplin FIFA.

Sanksi tersebut muncul setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di New York/New Jersey. Kekalahan itu terjadi lewat gol pada babak perpanjangan waktu, sebelum suasana pertandingan berubah panas seusai peluit akhir.

Dalam keributan tersebut, Paredes terlihat mencekik leher bek Spanyol, Eric Garcia. Ia juga membanting gelandang Spanyol, Gavi, ke tanah.

FIFA tidak berhenti pada hukuman larangan bermain. Paredes juga harus membayar denda US$90.000, atau sekitar Rp1,4 miliar.

Dengan hukuman 10 pertandingan, Paredes praktis akan kehilangan waktu cukup panjang bersama tim nasional Argentina. Skorsing tersebut membuatnya diperkirakan absen dari pertandingan internasional hingga Juni 2027.

Pemain Argentina lain ikut dihukum

Paredes bukan satu-satunya pemain Argentina yang mendapat hukuman dari FIFA.

Bek Nahuel Molina dijatuhi skorsing tujuh pertandingan serta denda US$90.000, sekitar Rp1,4 miliar. Molina dihukum karena memukul bagian perut pemain Spanyol, Rodri.

Thiago Almada mendapat hukuman yang lebih ringan. Pemain menyerang Argentina itu dilarang tampil dalam satu pertandingan dan didenda US$30.000, sekitar Rp480 juta, atas perilaku tidak sportif.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Dari jajaran staf pelatih, Roberto Ayala juga terkena sanksi. Ia harus menjalani skorsing tiga pertandingan dan membayar denda US$30.000 atas tuduhan penyerangan.

Spanyol pun tidak sepenuhnya lolos dari hukuman. Gavi menjadi satu-satunya pemain La Roja yang dikenai sanksi. Ia dihukum larangan bermain satu pertandingan dan denda US$30.000 karena tindakan tidak sportif.

Seluruh skorsing tersebut hanya berlaku untuk pertandingan tingkat internasional. Artinya, hukuman itu tidak memengaruhi penampilan para pemain di level klub.

AFA juga mendapat hukuman FIFA

Federasi Sepak Bola Argentina, AFA, ikut terkena sanksi.

FIFA menjatuhkan denda total US$310.000, sekitar Rp5 miliar, kepada AFA. Selain itu, Argentina harus memainkan pertandingan kandang berikutnya dengan kapasitas stadion yang ditutup sebesar 50 persen.

Hukuman tersebut berkaitan dengan beberapa pelanggaran. Salah satunya adalah penggunaan spanduk demonstrasi politik non-olahraga terkait Kepulauan Falkland ketika Argentina menghadapi Inggris di semifinal.

AFA juga dikenai sanksi karena insiden diskriminasi dan gangguan keamanan.

Ada bagian khusus dari denda tersebut. FIFA menetapkan US$100.000, sekitar Rp1,6 miliar, untuk dialokasikan ke dalam rencana program pemberantasan diskriminasi.

Kekalahan Argentina dari Spanyol memang berlangsung dalam pertandingan dengan tensi tinggi, tetapi keributan setelah laga tetap memiliki konsekuensi.

Pesannya cukup jelas: pertandingan selesai ketika peluit akhir berbunyi, tetapi tindakan pemain, staf, maupun federasi setelah dan selama pertandingan tetap bisa berujung hukuman.

Exit mobile version