Site icon Gilabola.com

Timnas Inggris Belum Main, Thomas Tuchel Sudah Dihujat Sana-SIni!

Thomas Tuchel pelatih Timnas Inggris

Keputusan Thomas Tuchel memicu kontroversi. Cole Palmer dicoret, sementara Jude Bellingham belum aman di skuat utama Timnas Inggris.

Timnas Inggris bahkan belum memulai laga pertama Inggris di Piala Dunia 2026. Namun tekanan untuk Thomas Tuchel sudah datang dari berbagai arah.

Keputusan pelatih asal Jerman itu dalam menyusun skuad The Three Lions memicu perdebatan panjang. Nama Cole Palmer yang tidak masuk daftar pemain menjadi salah satu sumber kritik terbesar, sementara posisi Jude Bellingham di tim utama juga mulai dipertanyakan. Belum lagi beberapa waktu lalu kami memberitakan masalah Harry Kane yang tidak masuk skuad pilihan Tuchel.

Inggris dijadwalkan menghadapi Kosta Rika pada laga uji coba terakhir mereka, Rabu waktu setempat, sebelum membuka perjalanan di Piala Dunia melawan Kroasia pekan depan.

Palmer Dicoret, Eze dan Madueke Dipertanyakan

Mantan gelandang Belanda Rafael van der Vaart menjadi salah satu sosok yang terang-terangan mempertanyakan pilihan Tuchel.

Menurutnya, Eberechi Eze dan Noni Madueke belum menunjukkan performa yang cukup meyakinkan musim ini untuk mendapatkan tempat di skuad Piala Dunia.

“Saat melihat skuad ini, saya merasa Eze dan Madueke terlalu dilebih-lebihkan,” kata Van der Vaart kepada AceOdds.com.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Ia menilai Madueke bukan pemain reguler Arsenal, sementara Eze juga tidak selalu mendapat kesempatan bermain.

Van der Vaart justru kebingungan melihat nama Cole Palmer tidak dibawa ke turnamen. Dan dia bukan yang pertama yang kebingungan, pasalnya Ben Foster sebelumnya juga telah medesak Thomas Tuchel untuk memberi peran lebih untuk Cole Palmer di Piala Dunia.

“Dia salah satu talenta terbesar saat ini. Itu keputusan yang sangat aneh,” ujarnya.

Menurut mantan pemain Tottenham tersebut, Palmer terus menjadi pembeda bagi Chelsea sehingga sulit dipahami mengapa sang gelandang justru ditinggalkan.

John Terry Ikut Angkat Bicara

Setelah beberapa waktu lalu Danny Welbeck ungkap kelemahan skuat Timnas Inggris pilihan Thomas Tuchel, kinni kritik serupa juga datang dari mantan bek Inggris, John Terry.

Legenda Chelsea itu merasa Tuchel membuat beberapa keputusan besar yang keliru dalam pemilihan skuad.

Selain menyoroti absennya Palmer, Terry juga mempertanyakan keputusan tidak membawa Harry Maguire.

Baginya, Maguire masih lebih layak berada di skuad dibanding beberapa nama lain yang dipilih.

“Saya pikir dia salah dalam tiga atau empat keputusan besar,” ujar Terry.

Menurutnya, tim yang ingin melangkah jauh di Piala Dunia harus membawa pemain-pemain terbaik yang tersedia.

Jude Bellingham Belum Aman

Jika Palmer harus menonton dari luar turnamen, Jude Bellingham menghadapi tantangan berbeda.

Meski dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Inggris saat ini, gelandang Real Madrid tersebut disebut masih harus berjuang untuk mengamankan tempat di susunan pemain inti saat melawan Kroasia.

Situasi itu memunculkan tanda tanya baru mengenai pendekatan Tuchel.

Bellingham sebelumnya tampil menonjol saat Inggris menghadapi Selandia Baru. Dalam pertandingan tersebut, ia dinilai tampil jauh lebih baik dibanding pemain lain dan mampu mengungguli pesaingnya di posisi nomor 10, Morgan Rogers.

Karena itu muncul pandangan bahwa Tuchel terlalu berhati-hati dalam memanfaatkan kualitas pemain berusia 20 tahun tersebut.

Tuchel Dinilai Mengulang Kesalahan Lama Inggris

Sebagian pengamat melihat ada pola lama yang kembali muncul di bawah Tuchel.

Alih-alih memberi kebebasan kepada pemain paling kreatif, Inggris justru dianggap lebih mengutamakan disiplin dan kerja keras dibanding ekspresi permainan.

Jude Bellingham disebut sebagai aset paling berharga yang dimiliki Inggris saat ini. Pemain yang pernah dipercaya Birmingham City tampil di tim utama pada usia sangat muda itu juga pernah menarik minat Manchester United sebelum akhirnya bersinar bersama Borussia Dortmund dan Real Madrid.

Kritik yang muncul bukan semata soal kualitas Bellingham, melainkan kekhawatiran bahwa Inggris kembali membatasi pemain terbaiknya ketika tampil di panggung terbesar dunia.

Inggris mungkin belum tentu menjadi juara bersama Bellingham.

Namun bagi para pengkritik Tuchel, peluang gagal justru akan semakin besar jika pemain Real Madrid itu tidak diberikan peran sentral dalam tim.

Opini Gilabola.com

Kritik kepada Thomas Tuchel terutama terkait absennya Cole Palmer ya bisa dibilang wajar.

Jika seorang pemain dianggap mampu menjadi pembeda untuk klubnya secara konsisten, wajar bila publik mempertanyakan alasan di balik pencoretannya.

Namun kasus Jude Bellingham sedikit berbeda.

Menurut kami, persaingan menuju tim inti adalah hal normal di turnamen besar. Meski begitu, akan sulit dipahami jika pemain yang dianggap sebagai salah satu talenta terbaik Inggris justru tidak menjadi pusat permainan.

Pada akhirnya, pelatih memang berhak menentukan arah tim, tetapi hasil di lapangan nanti akan menjadi penilaian paling jujur terhadap semua keputusan tersebut.

Exit mobile version