
Gilabola.com – Jose Mourinho disebut masuk dalam daftar kandidat pelatih baru Real Madrid untuk musim panas mendatang setelah masa depan Álvaro Arbeloa semakin tidak pasti.
Mantan bek kanan tersebut datang di tengah situasi sulit usai menggantikan Xabi Alonso pada pertengahan musim. Ia mendapat tugas berat untuk memperbaiki kondisi ruang ganti yang sebelumnya dikabarkan kurang cocok dengan metode pelatih terdahulu.
Pada awal kedatangannya, sempat muncul harapan bahwa sosok Arbeloa yang dianggap memahami budaya klub mampu membawa tim kembali stabil. Namun, meski sama-sama berasal dari tim cadangan, ia belum mampu menghadirkan dampak seperti yang pernah dilakukan Zinedine Zidane.
Raksasa Spanyol itu kini terancam menutup musim tanpa gelar secara beruntun, sesuatu yang dianggap sulit diterima untuk klub sebesar mereka. Laporan mengenai ketegangan di ruang ganti juga terus bermunculan dan Arbeloa diperkirakan akan meninggalkan klub pada musim panas ini.
Dari sejumlah nama yang dikaitkan dengan kursi pelatih Santiago Bernabeu, Jose Mourinho menjadi salah satu kandidat yang paling menonjol.
Walaupun periode pertamanya pada 2010 hingga 2013 berakhir kurang baik, pria berjuluk “The Special One” itu masih memiliki tempat spesial di hati banyak pendukung klub, termasuk Florentino Perez dan juga Kylian Mbappe.
Pelatih berusia 63 tahun tersebut dikenal memiliki karisma besar serta pengalaman panjang dalam menangani ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang. Namun, jumlah trofi yang menurun sejak meninggalkan ibu kota Spanyol sekitar 13 tahun lalu menunjukkan bahwa masa kejayaannya sudah tidak sama seperti dulu.
Formasi Favorit Jose Mourinho
Mourinho dikenal fleksibel dalam menentukan taktik sepanjang kariernya. Dalam beberapa tahun terakhir, ia lebih sering menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan pertahanan solid, dua gelandang bertahan, dan winger pekerja keras.
Formasi itu juga menjadi pilihan utamanya bersama Benfica musim ini. Klub asal Lisbon tersebut berada di posisi ketiga liga Portugal dan belum terkalahkan sepanjang musim 2025-26. Mereka juga memiliki salah satu catatan pertahanan terbaik sekaligus produktivitas gol tinggi.
Tim asuhan Mourinho banyak mengandalkan ketajaman penyerang Yunani, Vangelis Pavlidis, yang telah mencetak 21 gol di liga. Sementara Nicolas Otamendi yang kini berusia 38 tahun tetap menjadi andalan di lini belakang.
Meski sering dikenal mengutamakan pertahanan, Mourinho masih mampu memainkan sepak bola menyerang pada laga besar. Salah satu contohnya saat Benfica menang 4-2 atas Real Madrid pada fase grup Liga Champions musim ini. Kiper Anatoliy Trubin bahkan mencetak gol dramatis pada menit ke-98 untuk memastikan tim Portugal lolos ke fase gugur.
Pada periode melatih Fenerbahce, Roma, dan Tottenham Hotspur, Mourinho juga beberapa kali memakai formasi 3-5-2 maupun 4-3-3. Saat berada di Chelsea dan Inter Milan, ia terkenal mengandalkan kekuatan lini tengah serta serangan balik cepat.
Namun ketika melatih Los Blancos, gaya bermainnya lebih agresif. Timnya sempat mencetak 121 gol dan meraih 100 poin saat memenangkan gelar La Liga musim 2011-12.
Sepanjang kariernya, Mourinho juga dikenal suka mempercayai beberapa pemain favorit sebagai pemimpin di lapangan. Sebaliknya, ia tak segan mengkritik pemain yang dianggap tampil buruk.
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid Era Mourinho
Kiper: Thibaut Courtois
Pada periode pertamanya di Madrid, Mourinho sempat memiliki hubungan kurang harmonis dengan Iker Casillas. Meski demikian, situasi serupa tampaknya kecil kemungkinan terjadi dengan Courtois. Kiper asal Belgia itu masih dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia dan kehadirannya sangat dirindukan ketika cedera musim ini.
Bek Kanan: Amar Dedic
Musim pertama Trent Alexander-Arnold di Santiago Bernabeu berjalan naik turun. Ia sering dipuji karena kualitas menyerang, tetapi juga kerap dikritik soal pertahanan. Mourinho kemungkinan lebih menyukai Amar Dedic yang memiliki keseimbangan menyerang dan bertahan serta fleksibel secara taktik. Bek berusia 23 tahun itu juga berpotensi dibawa langsung dari Benfica.
Bek Tengah: Antonio Rudiger
Kontrak Rudiger akan habis musim panas ini, tetapi berbagai laporan menyebut ia bakal mendapat perpanjangan kontrak. Jika mampu menjaga kondisi fisiknya, bek asal Jerman itu dinilai cocok dengan gaya bermain Mourinho yang mengutamakan kekuatan dan agresivitas.
Bek Tengah: Eder Militao
Kualitas Militao sebenarnya tidak diragukan. Permasalahan utamanya adalah kebugaran. Jika mampu terbebas dari cedera, ia dinilai memiliki karakter yang disukai Mourinho untuk posisi bek tengah.
Bek Kiri: Alvaro Carreras
Ferland Mendy masih dianggap sebagai bek kiri terbaik klub dalam bertahan saat fit. Namun, cedera yang terus datang membuat masa depannya diragukan. Karena posisi bek kiri kemungkinan bukan prioritas transfer musim panas ini, Carreras diprediksi tetap menjadi pilihan utama.
Gelandang Bertahan: Aurelien Tchouameni
Setelah sempat kesulitan di awal kariernya di Madrid, Tchouameni kini berkembang menjadi salah satu pemain paling konsisten. Ia dinilai cocok memainkan peran gelandang bertahan dalam sistem dua pivot favorit Mourinho.
Gelandang Bertahan: Rodri
Klub ibu kota Spanyol tersebut memang sedang mencari pengatur permainan baru setelah kehilangan Toni Kroos dan Luka Modric. Rumor kedatangan Rodri sudah beredar cukup lama dan musim panas ini bisa menjadi waktu yang tepat bagi pemenang Ballon d’Or 2024 itu meninggalkan Manchester.
Sayap Kanan: Federico Valverde
Kerja keras menjadi salah satu hal yang paling dihargai Mourinho. Karena itu, Valverde dianggap memiliki profil ideal. Pemain Uruguay tersebut bisa memainkan banyak peran, termasuk winger pekerja keras, gelandang tengah, hingga bek kanan.
Gelandang Serang: Jude Bellingham
Dalam dua musim terakhir, Bellingham kerap dimainkan di berbagai posisi sehingga belum mampu mengulang catatan gol impresif pada musim pertamanya. Namun, Mourinho sebelumnya sukses memaksimalkan pemain seperti Frank Lampard dan Wesley Sneijder di posisi nomor 10.
Sayap Kiri: Arda Guler
Vinicius Junior disebut bisa menjadi salah satu pemain yang paling terdampak jika Mourinho kembali. Pemain Brasil itu sebelumnya juga dikabarkan memiliki hubungan kurang baik dengan Xabi Alonso dan Mourinho dikenal tidak terlalu menyukai winger yang minim kontribusi bertahan.
Penyerang: Kylian Mbappe
Meski terus mencetak banyak gol, Mbappe belum berhasil mempersembahkan trofi besar sejak pindah ke Spanyol. Ia memang bukan tipe target man klasik yang biasanya disukai Mourinho, tetapi pelatih asal Portugal tersebut kemungkinan tetap akan mencari cara agar sang bintang tetap menjadi pusat permainan tim.
Ikuti Gilabola.com di Google News
