
Barcelona langsung tancap gas di awal musim. Kemenangan 4-2 atas Levante membuat mereka mencatat lima kemenangan dari lima pertandingan La Liga sekaligus mempertahankan posisi teratas klasemen.
Namun, bukan hanya rekor sempurna yang membuat start Barcelona terlihat istimewa. Produktivitas gol mereka bahkan berada jauh di atas Real Madrid.
Pasukan Hansi Flick sudah mencetak 21 gol dalam lima pertandingan liga, atau rata-rata lebih dari empat gol setiap laga. Jika kemenangan 5-1 atas Feyenoord di Liga Champions ikut dihitung, Barcelona sudah mengoleksi 26 gol hanya dalam enam pertandingan.
Angka tersebut semakin menarik karena Barcelona menjalani musim ini tanpa sosok nomor 9 tradisional. Tanggung jawab mencetak gol justru tersebar ke sejumlah pemain depan dan gelandang serang.
Raphinha, Lamine Yamal, Fermin Lopez, Anthony Gordon, dan Karim Adeyemi menjadi bagian penting dari ledakan produktivitas tersebut. Lima pemain itu secara kolektif sudah menghasilkan 26 kontribusi gol dalam enam pertandingan.
Gol Barcelona Datang Dari Banyak Pemain
Raphinha menjadi pemain paling produktif dengan delapan gol dan tiga assist. Yamal tidak kalah tajam setelah mencatat tujuh gol dan dua assist.
Fermin Lopez menyumbang empat gol serta dua assist, sedangkan Anthony Gordon sudah memberikan empat assist. Adeyemi melengkapi catatan tersebut dengan tiga gol dan satu assist.
Statistik Pemain Barcelona: 26 G/A Dalam Enam Laga
🔴 Raphinha : 8 gol dan 3 assist
🔵 Lamine Yamal : 7 gol dan 2 assist
🔴 Fermin Lopez : 4 gol dan 2 assist
🔵 Anthony Gordon : 4 assist
🔴 Karim Adeyemi : 3 gol dan 1 assist
Komposisi tersebut memperlihatkan satu hal penting. Barcelona tidak bergantung pada satu pemain untuk menghasilkan gol.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Real Madrid juga memiliki sederet pemain dengan kualitas tinggi, tetapi angka awal mereka belum mampu menyamai rivalnya tersebut.
Statistik Penyerang Real Madrid Sejauh Musim Ini:
• Kylian Mbappé : 7 gol dan 1 assist
• Vinicius : 1 gol dan 4 assist
• Jude Bellingham : 3 gol dan 2 assist
• Arda Guler : 1 gol dan 3 assist
Real Madrid baru mencetak 14 gol dalam lima pertandingan La Liga, dengan rata-rata kurang dari tiga gol per laga. Catatan tersebut tetap cukup bagus, tetapi perbedaannya dengan Barcelona terlihat jelas. Los Blancos terpaut tujuh gol dari rival mereka yang sudah mencetak 21 gol di kompetisi domestik.
Kylian Mbappé menjadi sumber gol terbesar Madrid dengan tujuh gol dan satu assist. Vinicius mencatat satu gol dan empat assist, Bellingham menyumbang tiga gol dan dua assist, sedangkan Arda Guler membukukan satu gol serta tiga assist.
Kualitas tentu tetap ada di lini depan Madrid. Hanya saja, distribusi kontribusi mereka belum semerata Barcelona.
Barcelona Punya Banyak Sumber Ancaman
Perbedaan terbesar kedua tim bukan semata jumlah gol. Cara gol-gol tersebut tercipta juga patut diperhatikan.
Real Madrid cukup bergantung kepada Mbappé untuk urusan mencetak gol. Barcelona justru mendapatkan kontribusi besar dari beberapa pemain secara bersamaan.
Situasi seperti ini bisa menjadi keuntungan ketika kompetisi memasuki periode yang lebih panjang. Ketika salah satu pemain Barcelona tidak tampil maksimal, pemain lain masih memiliki kemampuan untuk mengambil alih peran sebagai penentu pertandingan.
Itulah sebabnya absennya striker nomor 9 tradisional sejauh ini belum menjadi persoalan bagi Barcelona. Pergerakan, kreativitas, serta banyaknya pemain yang mampu membuat perbedaan membuat serangan mereka lebih sulit ditebak.
Musim masih panjang dan statistik awal tentu masih bisa berubah. Tetapi setelah enam pertandingan, Barcelona sudah menunjukkan standar produktivitas yang belum mampu didekati Real Madrid.
