
Gilabola.com – Endrick sudah resmi tinggalkan Real Madrid, dan gabung Lyon dengan status pinjaman. Bintang muda asal Brasil itu ungkapkan nasihat penting yang diterimanya dari rekan satu timnya di Bernabeu, Eduardo Camavinga, sebelum pindah ke klub Ligue 1 tersebut. Nasehat apakah itu?
Babak baru yang telah lama ditunggu-tunggu Endrick akhirnya resmi dimulai, di mana remaja asal Brasil itu sukses rampungkan proses kepindahannya dari Real Madrid untuk dapatkan kesempatan bermain secara reguler.
Di usianya yang baru 19 tahun, Endrick telah diperkenalkan sebagai pemain baru Lyon – sebuah langkah yang menjadi salah satu kesepakatan paling menarik di Prancis di bursa transfer musim dingin ini.
Klub Ligue 1 itu umumkan kedatangan Endrick melalui sebuah video yang diproduksi dengan cermat, dan suguhkan sekilas mengenai momen awal Endrick mengenakan seragam Lyon.
Dalam rekaman yang dirilis klub Ligue 1 tersebut, mantan striker Palmeiras itu terlihat sedang jalani pemeriksaan medis dan lakukan langkah pertamanya di fasilitas kesehatan klub.
Video itu juga menyoroti upayanya dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya, termasuk berbicara beberapa kata dalam bahasa Prancis.
Nasihat dari Camavinga
Selama interaksi resmi pertamanya dengan Lyon, Endrick juga berbagi kegembiraan mengenai tantangan yang akan dihadapinya di masa depan.
Berbicara kepada Direktur Teknik Lyon, Matthieu Louis-Jean, pemain remaja itu mengungkapkan perasaannya dengan jelas.
“Saya sangat menunggu latihan dan bermain untuk klub ini. Saya sangat senang,” ujar Endrick.
Percakapan kemudian beralih ke kehidupan di luar lapangan, saat Louis-Jean bertanya mengenai bagaimana kepindahannya berjalan. “Apa kabar? Bagaimana keluargamu?”, tanya Louis-Jean.
“Istri saya bahagia.. Jadi, begitu juga saya,” jawab Endrick singkat.
Video itu juga menampilkan momen ringan yang melibatkan nasihat dari salah satu mantan rekan satu tim Endrick di Real Madrid, Eduardo Camavinga.
Saat menelusuri ponselnya, Endrick mengungkap pesan dari Camavinga, yang memberinya sebuah peringatan, yang berakar pada persaingan di sepak bola Prancis.
“Camavinga memberi tahu saya tentang warna jersey Saint-Etienne,” ujar Endrick, sebelum menunjukkan pesan itu sendiri.
“Saudaraku, kau harus tahu, bagi timmu, Lyon, rival abadi mereka adalah Saint-Etienne. Jadi, jangan pernah memakai apapun yang berwarna hijau,” tandas Camavinga.
Kepergian Endrick dari Madrid terjadi setelah masa-masa yang mengecewakan pemain muda tersebut di Spanyol.
Sejak tiba di Bernabeu, ia sulit mendapatkan menit bermain. Pertama, saat Madrid masih diasuh Carlo Ancelotti, lalu di musim ini bersama pelatih muda, Xabi Alonso.
Setelah berpekan-pekan penuh ketidakpastian dan harus mengambil keputusan sulit, jalan Endrick kini malah menjadi jelas.
Kesepakatan pinjaman Endrick di Lyon akan berlaku hingga bulan Juni 2026, di mana klub itu menawarkan sesuatu yang tak bisa diberikan Madrid, yakni sebuah peran sebagai pemain inti.
Pendapat Kami
Endrick akhirnya bisa bernafas lega setelah ia tinggalkan Real Madrid, dan bergabung dengan Lyon sebagai pemain pinjaman. Endrick akan dapatkan waktu bermain yang ia rindukan, kembali berlari di lapangan dan masuk Timnas Brasil di Piala Dunia 2026.
