Mason Greenwood ke Barcelona Bisa Jadi Transfer Bencana Bagi Setan Merah!

Gilabola.com – Jika Mason Greenwood ke Barcelona, ini akan berpotensi menjadi transfer kejutan yang tidak hanya mengubah peta lini depan Blaugrana, tetapi juga membuat Manchester United frustrasi di bursa transfer musim panas mendatang. Rencana ini berisiko memangkas keuntungan besar yang seharusnya diterima Setan Merah dari klausul penjualan kembali Greenwood.

Barcelona dikabarkan tengah memantau situasi Greenwood, yang tampil impresif bersama Marseille sejak pindah pada musim panas 2024. Ketertarikan ini muncul di saat keuangan klub Catalan masih ketat dan Manchester United berharap mendapat pemasukan besar dari klausul khusus dalam transfer sang pemain.

Klausul 50 Persen yang Jadi Masalah Manchester United

Mason Greenwood, kini berusia 24 tahun, bergabung dengan Marseille setelah menghadapi persoalan hukum di Inggris. Meski sempat ditangkap dan didakwa atas sejumlah tuduhan serius, kasus tersebut akhirnya dihentikan oleh Crown Prosecution Service. Situasi itu membuat masa depannya di sepak bola Inggris sulit berlanjut, sehingga kepergiannya dari Old Trafford dianggap sebagai solusi terbaik.

Marseille kemudian mencapai kesepakatan transfer senilai £26,7 juta atau sekitar Rp534 miliar dengan Manchester United. Dalam perjanjian tersebut, MU menyertakan klausul penjualan kembali yang memberi mereka 50 persen keuntungan dari transfer Greenwood di masa depan.

Keputusan itu sejauh ini terlihat tepat. Greenwood tampil tajam bersama Marseille, mencetak 37 gol dan 10 assist dari 56 penampilan di semua kompetisi. Musim ini saja, ia sudah mengoleksi 11 gol di Ligue 1, menjadikannya top skor liga, pencapaian yang juga ia raih musim lalu bersama Ousmane Dembele.

Statistik Mason Greenwood Musim 2025/26

KompetisiJumlah LagaGolAssist
Ligue 115113
Liga Champions631
Coupe de France110
Total22154

Penampilan tersebut membuat Greenwood masuk Tim Terbaik Tahun 2025 versi L’Equipe. Ia menjadi satu-satunya pemain non-PSG dalam daftar tersebut, di tengah dominasi Paris Saint-Germain yang meraih treble.

Pelatih Marseille, Roberto De Zerbi, bahkan menilai Greenwood memiliki potensi meraih Ballon d’Or. Ia menyebut tidak melihat pemain lain di Eropa yang berada di level yang sama dengan anak asuhnya saat ini.

Mason Greenwood Barcelona Masuk Target Utama Hansi Flick

Menurut laporan media Spanyol, Fichajes, Barcelona menjadikan Greenwood sebagai salah satu target utama lini serang. Ia dinilai mampu menjadi titik fokus baru dalam skema permainan Hansi Flick, terutama mengingat usia Robert Lewandowski yang sudah 37 tahun dan kontraknya akan berakhir di penghujung musim.

Meski Lewandowski masih produktif dengan sembilan gol dari 14 laga Liga Spanyol, Barcelona tetap membutuhkan penyerang baru, baik penyerang tengah murni maupun pemain serba bisa seperti Greenwood.

Namun, keterbatasan finansial menjadi kendala utama. Barcelona bahkan disebut tidak mampu mempermanenkan Marcus Rashford, sementara Marseille dipastikan akan meminta nilai transfer tinggi, terlebih karena 50 persen keuntungan harus disetor ke Manchester United.

Skema Tukar Tambah yang Bisa Merugikan MU

Untuk menghindari pembayaran tunai besar, Barcelona disebut mempertimbangkan skema tukar tambah dengan Ferran Torres. Fichajes menyebut kunci kesepakatan ada pada penyertaan pemain Spanyol tersebut agar Barcelona tidak perlu mengeluarkan dana besar secara langsung.

Secara teori, skema ini bisa mengurangi keuntungan yang diterima MU. Namun, regulasi transfer internasional tetap mengharuskan penilaian nilai pasar kedua pemain, termasuk untuk perhitungan klausul penjualan kembali, pembayaran solidaritas, dan kompensasi pelatihan.

Proses tersebut berpotensi melibatkan tribunal, yang bisa memperlambat atau bahkan mengurangi dana yang diterima MU. Situasi ini kontras dengan laporan bulan lalu mengenai tawaran €100 juta atau sekitar Rp1,7 triliun dari klub Arab Saudi, NEOM SC, yang disebut bisa memberi MU keuntungan sekitar £30 juta atau Rp600 miliar secara langsung.

Kondisi ini semakin menyulitkan INEOS, terutama karena Barcelona juga berencana memulangkan Rashford ke Old Trafford. Kembalinya Rashford dan ketidakpastian pemasukan dari transfer Greenwood menjadi dua pukulan sekaligus bagi Manchester United jelang musim panas yang krusial.