Real Madrid Jatuhkan Hukuman Berat Bagi Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni

Gilabola.com – Real Madrid telah menyelesaikan proses disipliner terhadap Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni dengan menjatuhkan denda masing-masing sebesar Rp9,2 miliar.

Kedua gelandang tersebut terlibat perselisihan pekan ini yang membuat pemain asal Uruguay itu harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Valverde mengalami cedera otak traumatis yang diduga terjadi setelah kepalanya membentur meja saat insiden berlangsung. Sejumlah laporan menyebut ia sempat kehilangan kesadaran dan membutuhkan jahitan akibat luka di kepala. Pemain berusia 27 tahun itu kini harus beristirahat hingga 14 hari.

Sang pemain mencoba meredakan situasi melalui unggahan di Instagram. Ia menegaskan cedera yang dialaminya merupakan kecelakaan dan tidak ada pukulan yang dilakukan dirinya maupun Tchouaméni.

“Apa yang terjadi adalah akumulasi dari banyak hal yang berujung pada pertengkaran tidak masuk akal yang merusak citra saya,” tulisnya.

BACA JUGA: Hasil Valverde vs Tchouameni: Real Madrid Konfirmasi Valverde Alami Cedera Otak! 

Insiden tersebut disebut mencerminkan perpecahan yang sedang terjadi di ruang ganti Los Blancos. Sebagian pemain masih mendukung Álvaro Arbeloa, termasuk Valverde, sementara kelompok lain berada di pihak berseberangan. Situasi itu juga diyakini bukan satu-satunya masalah internal yang muncul musim ini.

Proses disipliner langsung dimulai setelah kejadian tersebut. Dalam pernyataan resmi pada Jumat malam WIB, raksasa La Liga Spanyol itu menyebut kedua pemain telah menyampaikan penyesalan mendalam dan saling meminta maaf.

BACA JUGA: Federico Valverde Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Ribut Dengan Rekan Real Madrid

Permintaan maaf juga ditujukan kepada klub, rekan setim, staf pelatih, dan para suporter. Keduanya menerima keputusan manajemen terkait hukuman yang dijatuhkan.

Bagi Tchouaméni, denda tersebut setara dengan sekitar dua pekan gaji. Sementara Valverde disebut bisa memperoleh jumlah yang sama dalam waktu kurang dari 11 hari.

BACA JUGA: Fans Barca Pasti Tertawa! Dua Gelandang Terpenting Real Madrid Ribut Jelang El Clasico

Situasi internal El Real saat ini dinilai masih jauh dari kata stabil. Klub dianggap mengalami keretakan budaya di dalam skuad dengan adanya kubu-kubu berbeda di ruang ganti.

Pada Minggu malam WIB, mereka juga terancam mendapat pukulan lain apabila Barcelona berhasil mengamankan gelar La Liga musim ini dengan menghindari kekalahan di Camp Nou.

Jika hal itu terjadi, maka Madrid Putih akan menutup musim tanpa trofi besar untuk dua musim beruntun.

Arbeloa sebelumnya dipromosikan dari internal klub untuk memperbaiki situasi tim. Namun, posisinya kini disebut melemah dan diperkirakan akan meninggalkan jabatan pada akhir musim.

Kedatangan Xabi Alonso musim panas lalu juga diyakini memicu masalah baru karena tidak semua pemain ingin berada di bawah arahannya.

Klub ibu kota Spanyol itu dinilai harus segera menemukan sosok pemersatu agar ruang ganti kembali harmonis dan konflik serupa tidak terus berulang.

Ikuti Gilabola.com di Google News