Real Madrid Pecat Dokter Tim Gara-gara Pemain Turki Tak Kunjung Sembuh

Gilabola.com – Gara-gara pemain Turki ini tak kunjung sembuh, Real Madrid tega memecat dokter utama mereka yang sudah mengabdi sejak 2017, Niko Mihic.

Arda Guler sudah direkrut sejak musim panas 2023 dan sampai kini tidak kunjung bisa turun membela tim putih LaLiga karena cedera lama belum kunjung sembuh.

Sang pemain didatangkan dari Fenerbahce di Liga Turki pada awal Juli 2023 dengan harga berkisar 326 Miliar dan pada waktu itu disebut-sebut sebagai salah satu bintang muda cemerlang berikutnya di Liga Spanyol.

Apa yang Terjadi Dengan Cedera Arda Guler?

Cedera yang menimpa pemain muda Turki ini adalah robet urat meniscus di belakang lututnya. Meniscus adalah otot yang bersifat seperti karet dan berfungsi sebagai peredam guncangan, yang menghubungkan tulang paha dan tulang kering.

Klub putih itu dilaporkan tidak puas dengan cara kerja Dokter Mihic menghadapi kasus Guler. Kasus cedera meniscus yang saat ini terjadi pada sang pemain belum lagi sembuh, ia sudah terkena dua cedera lain.

Kasus Arda Guler ini sebenarnya hanya pemicu setelah direksi klub melihat ia juga tidak bisa menghadapi badai cedera yang tengah menimpa raksasa Liga Spanyol tersebut.

Real Madrid Dihantui Daftar Cedera Pemainnya

Arda Guler bukan satu-satunya pemain cedera di kubu Los Blancos. Dua pemain utama kiper Thibaut Courtois dan Eder Militao terkena cedera yang sama, cruciate ligament tear.

Kasus ini juga merupakan cedera di balik tempurung lutut. Namun berbeda lokasi dengan apa yang diderita oleh Arda Guler. Otot yang bermasalah dalam jenis cedera ini ada di bagian tengah lutut, yang berfungsi saat kaki sedikit berputar, misalnya saat melepaskan tembakan dengan bagian dalam telapak kaki.

Pemain skuad utama lainnya, Aurelien Tchouameni, mengalami keletihan yang berujung retak di tulang kakinya. Sementara itu Jude Bellingham terkena cedera di salah satu sendi di bahunya.

Dari semua jenis cedera ini, yang paling lama akan pulih adalah Courtois dan Militao, yang diperkirakan akan absen sampai bulan Maret 2024.

Tchouameni akan kembali pada awal tahun 2024, sementara Bellingham tidak diketahui berapa lama lagi akan pulih.