Siapa Sih Jesse Bisiwu? Kecepatan dan Skill Gila Winger Muda Yang Diincar Barcelona

FC Barcelona tengah memantau perkembangan winger muda asal Belgia, Jesse Bisiwu, yang baru saja tampil di ajang UEFA Youth League. Perwakilan klub diketahui hadir di Swiss saat fase Final Four, dengan fokus khusus mengamati pemain berusia 18 tahun tersebut ketika membela Club Brugge menghadapi Real Madrid di Stade de la Tuilière.

Namun, laga tersebut tidak berjalan ideal bagi pihak yang ingin melihat aksinya lebih jauh. Sang pemain hanya mendapat waktu bermain yang sangat terbatas dalam pertandingan yang akhirnya dimenangkan Los Blancos melalui adu penalti.

Profil dan Gaya Bermain Jesse Bisiwu

Memulai kariernya di OH Leuven, Jesse Bisiwu kemudian melanjutkan proses pengembangan di Club Bruges setelah bergabung pada tahun 2020 saat usianya baru 12 tahun. Potensi besar serta peluang berkembang yang masih luas membuat pihak klub yakin untuk memberikan kepercayaan kepadanya. Beroperasi sebagai winger, Bisiwu dikenal sebagai pemain yang lincah dan penuh kreativitas di sisi kiri lini serang.

Kualitas teknik yang dimilikinya memungkinkan ia melakukan berbagai aksi individu yang sulit dihentikan. Dalam situasi satu lawan satu, ia mampu melewati lawan dengan sangat efektif. Selain itu, kecepatannya saat melakukan penetrasi ke ruang terbuka juga menjadi senjata utama.

Saat membawa bola, ia terus memberikan ancaman bagi lini pertahanan lawan. Meskipun dominan menggunakan kaki kanan, ia juga cukup nyaman mengolah bola dengan kaki kiri, yang membuat permainannya semakin sulit ditebak.

Dari segi posisi tubuh serta kecerdasan dalam membaca permainan, Bisiwu selalu bergerak aktif untuk mencari ruang terbaik. Kemampuannya dalam berakselerasi menjadi nilai tambah penting, terutama dalam skema serangan cepat.

Walaupun masih perlu penyempurnaan dalam pengambilan keputusan akhir, kontribusinya sejauh ini sudah menunjukkan kualitas yang mampu menarik perhatian banyak pengamat sepak bola Eropa.

Dipantau Sejak Awal Tahun

Minat terhadap Bisiwu ternyata bukan hal baru. Direktur olahraga Deco bersama kepala pencari bakat João Amaral dilaporkan sempat berkunjung ke Belgia pada Januari lalu dan terus mengikuti perkembangan sang pemain.

Dalam kunjungan tersebut, mereka juga bertemu dengan perwakilan pemain serta keluarganya. Agen Bisiwu, Mobindi Marthi, sempat mengungkapkan ketertarikan tersebut, meski pihak klub memberikan respons yang lebih hati-hati.

Kunjungan itu disebut sebagai bagian dari proses pengumpulan data secara menyeluruh, bukan langkah konkret untuk merekrut satu pemain tertentu. Meski begitu, perhatian yang diberikan menunjukkan bahwa ada potensi besar yang sedang dinilai.

Bisiwu sebelumnya mencuri perhatian saat tampil di FIFA U-17 World Cup di Qatar, di mana ia dikenal berkat kemampuan teknik dan kecepatannya. Penampilannya berlanjut impresif ketika menghadapi Atletico pada babak perempat final kompetisi junior Eropa tersebut, dengan mencetak gol berkualitas dalam kemenangan dominan.

Meski demikian, perannya mulai berkurang di fase akhir turnamen. Ia hanya bermain selama 23 menit pada semifinal melawan Benfica. Saat partai final, ia masuk pada menit terakhir waktu normal, tetapi tampak mengalami gangguan fisik setelah kontak pertamanya. Ia juga tidak ikut serta dalam adu penalti penentuan.

Saat ini, Bisiwu masih terikat kontrak dengan klub Belgia tersebut, sehingga Blaugrana harus melakukan negosiasi resmi jika ingin membawanya ke Catalonia.