
Pelatih Liam Rosenior meluapkan kekecewaannya terhadap para pemain Chelsea usai kekalahan dari Brighton & Hove Albion. Ia menyebut performa timnya tidak bisa diterima dan sama sekali tidak dapat dibela, setelah The Blues menelan kekalahan kelima beruntun di Premier League tanpa mampu mencetak gol.
Rosenior mengaku merasa marah sekaligus terpukul melihat timnya kembali tumbang. Kekalahan telak 0-3 di markas lawan membuat Brighton naik ke posisi enam klasemen, melewati Chelsea yang tengah terpuruk dalam tren buruk terpanjang klub dalam lebih dari satu abad.
Kritik Tajam Usai Kekalahan Memalukan
Dalam wawancara pasca pertandingan, Rosenior tidak lagi memberikan pembelaan seperti biasanya terhadap skuad muda yang dibangun dengan biaya besar. Ia secara terbuka menilai anak asuhnya tampil tanpa semangat, keberanian, dan determinasi.
Menurutnya, penampilan tersebut adalah yang terburuk selama ia memimpin tim dalam tiga bulan terakhir. Bahkan, ia menyebut malam itu sebagai salah satu momen paling sulit sepanjang karier kepelatihannya.
Ia menegaskan bahwa tim harus segera melakukan perubahan besar. Rosenior juga mengakui dirinya turut bertanggung jawab, namun menolak terus membela performa yang dinilai tidak layak.
Ia menyinggung laga sebelumnya melawan Manchester United, di mana meski kalah, ia sempat melihat tanda perbaikan. Namun, dalam pertandingan ini, sikap dan mentalitas pemain kembali menurun drastis.
Sorotan pada Sikap dan Profesionalisme
Rosenior menilai hanya segelintir pemain yang menunjukkan komitmen penuh di lapangan. Ia menegaskan bahwa hal tersebut jauh dari standar klub sebesar Chelsea.
Menurutnya, masalah utama bukan terletak pada taktik, melainkan pada aspek dasar seperti semangat, keberanian, dan keinginan untuk bertarung. Ia juga menyoroti lemahnya profesionalisme tim dalam pertandingan tersebut.
Pelatih tersebut menambahkan bahwa apa yang ia saksikan di lapangan adalah sesuatu yang tidak ingin ia lihat lagi di masa depan.
Tekanan Meningkat Jelang Semifinal
Kekalahan ini membuat posisi Chelsea semakin terancam turun ke papan bawah klasemen. Harapan untuk finis di lima besar sekaligus lolos ke Liga Champions hampir dipastikan sirna.
Situasi ini juga meningkatkan tekanan terhadap Rosenior menjelang laga semifinal FA Cup melawan Leeds United di Stadion Wembley.
Dalam pertandingan tersebut, ia mengisyaratkan kemungkinan melakukan perubahan susunan pemain, terutama karena beberapa nama seperti Cole Palmer, Joao Pedro, dan Reece James sebelumnya absen akibat cedera.
Evaluasi Besar-besaran Segera Dilakukan
Rosenior memastikan akan mengevaluasi seluruh pemain secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya memilih pemain yang bisa menjalankan hal-hal mendasar dalam sepak bola, sesuatu yang menurutnya tidak seharusnya lagi menjadi masalah di level tertinggi.
Ia menutup dengan penegasan bahwa performa tim saat ini jauh dari kata cukup dan harus segera diperbaiki dalam waktu singkat.
