
Kylian Mbappe langsung menunjukkan ketajamannya di kandang Los Blancos. Penyerang asal Prancis itu mencetak hat-trick saat Real Madrid menghajar Real Sociedad 4-1 di Santiago Bernabeu.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena menjadi laga kandang pertama Jose Mourinho sejak kembali menangani Real Madrid. Los Blancos kini mengawali musim dengan dua kemenangan dari dua pertandingan.
Mbappe menjadi pusat perhatian. Vinicius Junior ikut mencetak gol, sedangkan Jude Bellingham menyumbang dua assist dalam penampilan yang membuat lini depan Madrid terlihat sangat berbahaya.
Mbappe Buka Pesta gol Real Madrid
Mourinho tidak mengubah susunan pemain yang digunakan saat Real Madrid menang tipis 2-1 atas Espanyol pada pertandingan pertamanya Sabtu lalu.
Dan rupanya pilihan pemain itu membuahkan hasil!
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal pertandingan. Vinicius sempat melepaskan tembakan yang melambung di atas gawang. Mbappe juga memaksa Alex Remiro melakukan penyelamatan rendah di tiang dekat.
Real Sociedad bukan tanpa ancaman. Thibaut Courtois harus bekerja keras menggagalkan peluang Mikel Oyarzabal. Remiro kemudian kembali menyelamatkan gawangnya dari usaha Vinicius setelah pemain Brasil itu menerima umpan Mbappe.
Sergio Gomez juga hampir mencetak gol lewat sebuah tembakan voli, tetapi bola hanya menyamping tipis dari tiang jauh.
Lima menit sebelum turun minum, Madrid akhirnya memecah kebuntuan.
Federico Valverde mengirimkan umpan kepada Mbappe. Sang striker melakukan sentuhan cerdas untuk melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan Real Sociedad sebelum melepaskan tembakan ke sudut atas gawang.
Gol tersebut menjadi gol pertama Mbappe musim ini.
“Sangat spektakuler dan luar biasa memiliki Mbappe. Kita harus menikmati keberadaan Mbappe dan memanfaatkannya semaksimal mungkin,” kata Valverde kepada Real Madrid TV.
“Kami harus memberinya seribu umpan agar dia merasa nyaman, dia bisa mencetak gol, dan dia merasa bahagia.”
Namun, keunggulan Madrid tidak bertahan sampai jeda.
Job Ochieng menunda eksekusi bola hingga tembakannya terblokir. Bola muntah kemudian jatuh ke arah Luka Sucic, yang berhasil menjebol gawang Courtois setelah bola turut mengenai Alvaro Carreras.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.
Real Madrid Bangkit di Babak Kedua
Real Madrid mengubah pendekatan pressing mereka pada babak kedua. Menurut Valverde, perubahan tersebut membuat Madrid lebih mudah merebut bola dan bermain dengan lebih nyaman.
“Kami merasa kesulitan untuk merebut bola kembali di area permainan mereka… Kami menyesuaikan hal itu dan di babak kedua kami tampil jauh lebih nyaman,” jelas gelandang asal Uruguay tersebut.
Mbappe sebenarnya kembali mendapat peluang setelah menerima umpan Arda Guler. Remiro masih mampu menggagalkannya.
Kiper Real Sociedad akhirnya tidak berdaya beberapa saat kemudian.
Pergerakan Valverde dan Bellingham menghasilkan ruang bagi Madrid. Bellingham kemudian mengirimkan umpan kepada Mbappe, yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol.
Madrid kembali unggul.
Bellingham lalu menjadi aktor penting dalam gol berikutnya. Tembakannya sempat terhalang, tetapi gelandang asal Inggris itu tidak berhenti mengejar bola. Ia merebutnya kembali di dalam kotak penalti Real Sociedad sebelum mengirimkan umpan matang kepada Vinicius.
Vinicius tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Gol itu membuat pemain Brasil tersebut semakin bersemangat. Tidak lama kemudian, ia membalas kontribusi Bellingham dengan memberikan umpan terukur kepada Mbappe.
Mbappe menyelesaikannya dengan tembakan melambung melewati Remiro.
Hat-trick tercipta!
Gol ketiganya sekaligus menjadi gol yang disebut paling indah dalam pertandingan tersebut. Real Madrid pun menutup laga dengan kemenangan 4-1.
Vinicius kemudian digantikan tujuh menit sebelum pertandingan berakhir oleh rekrutan termahal Madrid, Yan Diomande. Setelah menyelesaikan tugasnya, ia memeluk Mourinho.
Momen itu memperlihatkan suasana berbeda di Madrid. Penyerang yang baru-baru ini memperpanjang kontraknya hingga 2032 tersebut meninggalkan lapangan dengan senyuman.
Jose Mourinho Puas Dengan Performa Timnya
Mourinho sebelumnya menyebut memainkan tiga nama terbesar Real Madrid dalam satu susunan pemain sekaligus membuat semuanya berada dalam performa terbaik bukan perkara sederhana.
Namun, kemenangan atas Real Sociedad menunjukkan bahwa pendekatan tersebut mulai menemukan bentuknya.
“Pemain ini luar biasa,” ujar Mourinho mengenai Mbappe.
Ia juga menilai striker Prancis itu sangat lapar untuk membuat sejarah bersama Real Madrid. Meski Mbappe tampil luar biasa, Mourinho memilih menyoroti kinerja tim secara keseluruhan.
“Saya melihatnya sangat lapar untuk membuat sejarah bersama Real Madrid, dan saya melihat sebuah tim di mana, meskipun Kylian adalah Kylian, sulit bagi saya untuk tidak membicarakan tentang tim secara keseluruhan.”
Mourinho pun puas melihat para pemain mengakhiri laga dengan perasaan positif.
“Saya menyukai segalanya, dan Anda mungkin memberi tahu saya bahwa babak kedua bagus dan babak pertama tidak, tetapi saya menyukai tim ini bahkan ketika mereka tampil tidak baik,” kata Mourinho.
“Saya sangat senang para pemain mengakhiri laga dengan puas, menang di kandang, tersenyum, dan besok kembali latihan karena pada hari Minggu kami akan menghadapi Malaga.”
Opini
Kemenangan 4-1 ini memberi gambaran awal yang cukup kuat tentang kekuatan skuad Real Madrid di bawah asuhan Mourinho. Dan ini bukan cuma soal hat-trick Mbappe.
Yang paling penting, tiga pemain terbaik di lini depan mampu memberi kontribusi pada laga yang sama. Mbappe mencetak tiga gol, Vinicius satu gol, sementara Bellingham menjadi penghubung penting lewat dua assistnya.
Trio MVB atau Mbappe, Vinicius dan Bellingham bisa menjadi salah satu kekuatan terbesar Madrid. Setidaknya, kemenangan di Bernabeu ini menunjukkan bahwa Mourinho punya alasan untuk puas setelah dua laga pertama.
