
Gilabola.com – Vinicius Junior menargetkan untuk bangkit di paruh kedua musim 2024/2025 saat Real Madrid membutuhkan seseorang untuk mengambil peran lebih besar di tengah masalah cedera Kylian Mbappe.
Memang, menurut laporan, Mbappe akan absen di laga lanjutan La Liga melawan Real Betis, membuat Xabi Alonso semakin kekurangan opsi karena Endrick sebelumnya sudah dipinjamkan ke Lyon.
Selain itu, Real Madrid sebelumnya sudah kehilangan Brahim Diaz yang membela timnas Maroko di Piala Afrika, membuat opsi di lini depan semakin terbatas, menyisakan Vinicius Junior dan Rodrygo Goes sebagai pemain jadi yang bisa diandalkan.
Target Besar Vinicius di 2026
Kylian Mbappe telah menjadi tokoh protagonis utama bagi Real Madrid di musim ini, menjadi pencetak gol terbanyak klub dan bahkan mencetak lebih dari separuh dari total gol Los Blancos di sepanjang musim ini.
Kehilangan bintang Prancis itu tentu saja akan menjadi pukulan berat bagi Xabi Alonso, yang kini membutuhkan pemain lain untuk bisa mengambil peran besar di tengah absennya Mbappe, dan semua mata tentu kini tertuju pada Vinicius Junior.
Media Spanyol menyebut Vinicius melihat 2026 sebagai musim yang bakal sangat menentukan arah kariernya. Dia merasa perlu reset total supaya bisa balik ke level terbaik seperti beberapa musim lalu.
Dengan cederanya Mbappe, tekanan di lini depan Real Madrid otomatis berpindah ke diri Vinicius. Situasi seperti ini disebut sebagai momen yang biasa memicu performa terbaiknya.
Masalahnya, performa Vinicius sejauh ini belum sesuai harapan. Dia bahkan belum mencetak gol dalam lebih dari 15 pertandingan bersama klub, padahal setelah gagal menang Ballon d’Or 2024, dia sempat berjanji akan meningkat 10 kali lipat.
Di luar urusan di lapangan, masa depannya di klub juga belum benar-benar jelas. Jadi, jika performanya tetap tersendat tanpa kehadiran Mbappe, tentu saja itu bisa mempengaruhi posisi dan kontraknya nanti.
Karena itu, musim ini terasa seperti taruhan besar untuk masa depannya di Real Madrid. Jika dia bisa tampil bagus, semuanya bisa menjadi lebih mudah. Jika tidak, jalan ceritanya bisa berbeda.
Masalah Cedera Mbappe dan Dampaknya
Sementara itu, kabar soal Mbappe memang membuat Real Madrid was-was. Dia sudah dipastikan akan absen lawan Real Betis, padahal sebelumnya sempat mencetak dua gol ke gawang tim yang sama di awal musim.
Total 29 gol dari 51 gol yang dicetak Real Madrid di sepanjang musim musim ini datang dari kontribusinya, jadi wajar jika Xabi Alonso akan merasa berat dengan kehilangan juru gedor andalannya itu.
Real Madrid sebelumnya suadh pernah bermain tanpa Mbappe musim ini, yaitu kekalahan dari Manchester City di pertandingan Liga Champions, yang menjadi bukti bahwa kehilangan sang bintang Prancis bisa sangat merugikan.
Kini, Madrid mau tidak mau harus berharap banyak pada Vinicius dan pemain lain untuk menutup lubang yang ditinggalkan Mbappe. Itu bukan tugas mudah, tapi musim tetap harus berjalan.
Pendapat Kami
Menurut kami, ini saatnya Vinicius membuktikan diri, bukan hanya lewat kata-kata tapi juga lewat kontribusi nyata di lapangan. Cedera Mbappe memang pukulan keras, tapi ini sekaligus menjadi peluang bagi pemain lain seperti Vinicius Junior, Rodrygo Goes, dan bahkan Jude Bellingham untuk mengambil peran lebih dalam urusan mencetak gol.
