Analisis Tiga Klub Raksasa Yang Siap Tampung Julian Alvarez, Satu Paling Berpeluang

Gilabola.com – Julián Alvarez berpotensi menjadi salah satu transfer terbesar pada bursa musim panas, setelah pelatih Diego Simeone mengonfirmasi adanya minat nyata terhadap sang penyerang.

Nama Alvarez telah lama menjadi bahan pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah mencetak 29 gol pada musim debutnya bersama Atlético Madrid pada musim 2024–25. Klub asal ibu kota Spanyol itu sebelumnya mengeluarkan dana sekitar Rp1,7 triliun untuk memboyongnya dari Manchester City, sebuah investasi besar untuk pemain timnas Argentina tersebut.

Jumlah golnya di liga domestik memang menurun musim ini, tetapi kontribusinya di Liga Champions tetap signifikan dengan 10 gol dan empat assist. Ia juga diharapkan menjadi starter bagi negaranya di Piala Dunia 2026 dalam waktu dekat.

Simeone mengungkapkan bahwa beberapa klub sedang memantau Alvarez, menegaskan bahwa kabar tersebut bukan sekadar spekulasi.

“Saya tidak tahu apa yang ada di pikiran Julián Alvarez. Itu hal yang wajar,” ujar pelatih asal Argentina tersebut.

“Ia adalah pemain luar biasa. Ada minat dari Arsenal, Barcelona, Paris Saint-Germain, dan klub lainnya. Namun tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”

Dengan nilai transfer awal yang sangat besar dan kontrak yang masih kuat, Los Rojiblancos tidak berada dalam posisi terpaksa untuk menjual pemainnya.

Arsenal

Selama dua musim di Manchester City, Alvarez telah menunjukkan kualitas sebagai striker papan atas Liga Inggris. Meski Pep Guardiola sebenarnya tidak ingin melepasnya, dominasi Erling Haaland sebagai penyerang utama membuat Alvarez akhirnya hengkang.

Jika Arsenal ingin melampaui dominasi City dan tidak terus finis di posisi kedua, mereka membutuhkan pemain yang lebih berkualitas.

Viktor Gyökeres dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi. Statistik golnya terlihat cukup baik, tetapi kontribusinya melawan tim papan atas Liga Inggris dinilai minim.

Pelatih Mikel Arteta mulai menunjukkan preferensinya dengan lebih sering memainkan Kai Havertz sebagai penyerang, meski bukan posisi alami sang pemain.

Arsenal sebelumnya mendatangkan striker agar Havertz bisa bermain lebih dalam, tetapi keputusan tersebut belum membuahkan hasil maksimal. Untuk mendatangkan Alvarez, klub London itu kemungkinan harus melepas Gyökeres terlebih dahulu, yang tidak mudah mengingat performanya di level tertinggi belum konsisten.

Barcelona

Barcelona menjadi klub yang paling sering dikaitkan dengan Alvarez, terutama karena peluang meraih gelar La Liga secara beruntun untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Dari sisi kebutuhan tim, waktu perekrutan dinilai tepat karena Robert Lewandowski diperkirakan akan hengkang, sehingga posisi penyerang utama akan kosong.

Namun, kendala utama tetap pada kondisi keuangan. Klub Catalan tidak memiliki dana yang cukup untuk menebus Alvarez, apalagi dari rival langsung.

Hubungan kedua klub juga tidak selalu harmonis, terutama sejak saga transfer Antoine Griezmann yang berlangsung cukup lama.

Alvarez memang menjadi target ideal bagi Barça, tetapi peluang transfer ini dinilai sulit terwujud.

Paris Saint-Germain

Paris Saint-Germain memiliki kemampuan finansial yang lebih kuat dan bisa menjadi opsi paling realistis.

Meski sekilas tidak ada ruang untuk pemain dengan nilai transfer tinggi, situasi Ousmane Dembélé bisa menjadi faktor penentu.

Pemenang Ballon d’Or 2025 itu tampil impresif, tetapi ketertarikan dari Liga Arab Saudi dapat memengaruhi masa depannya.

Dengan kontrak yang segera memasuki dua tahun terakhir dan usianya yang akan menginjak 29 tahun, PSG mungkin mempertimbangkan menjualnya jika negosiasi perpanjangan kontrak dianggap rumit.

Jika Dembélé hengkang, maka kedatangan Alvarez akan menjadi solusi yang sangat masuk akal.