
Gilabola.com – Jurgen Klopp rupanya pernah memberikan pesan kepada Yan Diomande yang kini dikaitkan dengan peluang transfer ke Liverpool.
Pemain sayap muda milik RB Leipzig itu mengungkapkan nasihat yang ia terima dari Klopp setelah tampil menonjol sepanjang musim di Jerman. Performa impresifnya membuatnya masuk dalam radar The Reds menjelang bursa transfer musim panas.
Klub asal Merseyside tersebut diperkirakan akan mencari tambahan pemain di sektor sayap, menyusul rencana kepergian Mohamed Salah di akhir musim. Diomande disebut-sebut menjadi target dengan nilai sekitar Rp1,6 triliun, berkat kontribusinya yang mencuri perhatian. Pemain berusia 19 tahun itu juga sempat membicarakan hubungan keluarganya dengan klub tersebut.
Klopp sendiri mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih pada 2024 setelah memimpin selama delapan setengah tahun. Ia kemudian bergabung dengan Red Bull sebagai Kepala Sepak Bola Global, yang membawahi beberapa tim termasuk Leipzig.
Pelatih berusia 58 tahun itu mengetahui betul kualitas Diomande di bawah asuhan Ole Werner. Sang winger mencatatkan 13 gol dan 9 assist dari 33 pertandingan. Dalam perannya di Red Bull, Klopp sempat berinteraksi langsung dengan pemain tersebut. Diomande pun membagikan pesan yang ia terima, meski menegaskan bahwa mereka tidak membahas kemungkinan transfer.
Dalam wawancara dengan Bild awal tahun ini, ia mengatakan bahwa Klopp menyarankannya untuk tetap rendah hati dan terus bekerja keras. Ia juga menyebut bahwa bermain di bawah arahan Klopp pernah menjadi impiannya. Kini, meski hal itu tidak lagi memungkinkan, ia merasa luar biasa bisa berada dekat, berbincang, dan berjabat tangan dengan sosok yang ia anggap legenda.
Pemain tim nasional Pantai Gading itu sebelumnya juga pernah mengungkapkan keinginan sang ayah agar ia suatu hari bermain untuk klub Inggris tersebut. Selain kekagumannya terhadap Klopp dan performa gemilang di Leipzig, mantan gelandang Dietmar Hamann mendorong klub tersebut untuk merekrut Diomande bersama winger Newcastle United, Anthony Gordon.
Hamann menilai mendatangkan dua pemain tersebut akan menjadi langkah ideal di musim panas, meski klub harus tetap berhati-hati. Ia mencontohkan musim sebelumnya, ketika ekspektasi tinggi tidak berujung pada gelar, bahkan tertinggal jauh dalam perburuan juara. Namun, jika kedua pemain itu didatangkan dan terhindar dari cedera, ia yakin tim akan memiliki fondasi kuat untuk beberapa tahun ke depan.
Di awal musim, Diomande sempat menyebut keinginannya bermain untuk klub tersebut dan mengaku sebagai penggemar besar. Namun, ia kemudian meluruskan pernyataan itu. Menurutnya, klub tersebut lebih merupakan favorit sang ayah, yang selalu ingin melihatnya bermain di sana karena atmosfer stadion yang luar biasa. Ayahnya juga mengagumi Steven Gerrard.
Ia mengaku belum sempat menyaksikan langsung aksi Gerrard karena saat itu masih terlalu muda, bahkan keluarganya belum memiliki televisi. Saat ini, ia menegaskan bahwa fokus dan impiannya adalah bersama Leipzig.
Di tengah spekulasi soal masa depannya, pemain berusia 19 tahun itu tetap fokus menutup musim dengan baik. Timnya kini berada di posisi ketiga klasemen Bundesliga dan berpeluang besar lolos ke Liga Champions UEFA dengan tiga pertandingan tersisa.
