
Gilabola.com – Torino berpeluang merusak musim Juventus di laga terakhir Serie A. Derby Turin kali ini bukan sekadar soal gengsi kota, tapi juga nasib tiket Liga Champions.
Tekanan justru bisa membuat Juventus tampil lebih agresif di derby ini. Mereka tahu satu kesalahan kecil saja bisa menghapus peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Torino memang berpotensi merepotkan, apalagi bermain di kandang sendiri. Tapi melihat situasi kedua tim sekarang, Juventus terlihat punya urgensi dan kualitas yang lebih siap untuk laga sebesar ini.
Juventus datang dalam tekanan besar setelah tumbang 0-2 dari Fiorentina pekan lalu. Kekalahan itu membuat posisi mereka melorot ke urutan enam klasemen dan kini tak lagi menentukan nasib sendiri.
Bianconeri wajib menang saat bertamu ke markas Torino, Minggu malam WIB. Itu pun belum tentu cukup.
Pasalnya, Juventus juga harus berharap hasil buruk menimpa AC Milan, Como, dan Roma dalam persaingan perebutan posisi empat besar. Situasinya makin rumit karena Serie A memakai rekor head-to-head lebih dulu ketimbang selisih gol jika ada poin sama.
Saat ini Juventus mengoleksi 68 poin, sejajar dengan Como namun kalah head-to-head. Mereka juga tertinggal dua angka dari Milan dan Roma.
Kondisi itu membuat tekanan ke skuad Luciano Spalletti semakin besar. Jika gagal lolos ke Liga Champions, Juventus bakal untuk kedua kalinya tersingkir dari empat besar dalam empat musim terakhir.
Padahal beberapa pekan lalu posisi mereka terlihat cukup aman.
Derby Turin Datang di Momen Paling Krusial
Pertemuan pertama musim ini berakhir tanpa gol. Namun atmosfer derby kali ini jelas berbeda karena berlangsung tepat pada pekan terakhir Serie A.
Ini juga menjadi Derby della Mole pertama yang dimainkan pada giornata terakhir liga sejak rivalitas kedua klub dimulai pada 1929.
Secara sejarah, Juventus masih sangat dominan. Torino hanya sekali menang dalam 39 pertemuan liga terakhir melawan rival sekotanya itu, dan kemenangan tersebut bahkan sudah terjadi 11 tahun lalu.
Meski begitu, Torino tetap punya motivasi besar. Menggagalkan Juventus lolos ke Liga Champions tentu akan menjadi penutup musim yang manis bagi Granata.
Tim asuhan Roberto D’Aversa memang sudah aman dari ancaman degradasi, tetapi performa mereka belum stabil. Pekan lalu Torino kalah 1-2 dari Cagliari meski sempat unggul lewat gol spektakuler Rafa Obrador.
Masalah terbesar mereka musim ini ada di lini belakang. Torino sudah kebobolan 61 gol, menjadi pertahanan terburuk kedua di Serie A setelah Pisa.
Juventus Kehilangan Bremer
Juventus dipastikan tanpa Bremer yang terkena larangan bermain usai menerima kartu lagi pekan lalu. Juan Cabal dan Arkadiusz Milik juga masih cedera.
Khephren Thuram masih diragukan tampil, sehingga Teun Koopmeiners berpotensi kembali mengisi lini tengah bersama Manuel Locatelli.
Di depan, Dusan Vlahovic diperkirakan tetap jadi andalan dengan dukungan Francisco Conceicao dan Kenan Yildiz yang sudah mencetak 10 gol musim ini.
Torino sendiri berharap Ardian Ismajli bisa pulih tepat waktu setelah Guillermo Maripan absen akibat akumulasi kartu.
Sorotan tuan rumah bakal tertuju pada Giovanni Simeone. Striker tersebut punya catatan cukup bagus melawan Juventus dengan enam gol di Serie A, dan ia juga sedang tajam setelah mencetak gol dalam lima laga kandang terakhir secara beruntun.
Prediksi Skor Torino vs Juventus
Juventus memang sedang goyah di momen penting musim ini. Namun mereka masih cukup solid di lini belakang dengan tujuh clean sheet dalam 10 pertandingan terakhir.
Sementara Torino terlihat mulai kehilangan fokus menjelang akhir musim dan masih punya masalah besar di pertahanan.
Prediksi skor: Torino 0-2 Juventus.
