Semua Drama Pekan Terakhir Premier League: Salah dan Guardiola Pergi, Tiket UCL, Tim Degradasi

Gilabola.com – Pekan terakhir Premier League musim 2025/26 terasa aneh sekaligus emosional. Arsenal akhirnya juara, tapi sorotan justru menyebar ke banyak drama lain mulai dari ancaman degradasi Tottenham sampai perpisahan Pep Guardiola dan Mohamed Salah. Sulit mencari penutup musim yang lebih padat cerita dibanding ini.

Pesta Juara Arsenal

Arsenal akhirnya bisa menikmati momen yang mereka tunggu lebih dari dua dekade. Trofi Premier League bakal diangkat Mikel Arteta dan para pemain Arsenal usai laga tandang melawan Crystal Palace, Minggu malam WIB.

Gelar itu resmi jadi milik The Gunners setelah Manchester City gagal menang saat menghadapi Bournemouth tengah pekan lalu.

Buat Arteta, momen memastikan gelar ternyata tidak ia lewati di depan televisi bersama skuad Arsenal. Pelatih asal Spanyol itu memilih pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarganya sambil menggelar barbeque di rumah.

Yang memberi kabar juara justru putranya sendiri.

“Anak saya lari menghampiri saya sambil menangis dan bilang: ‘Kita juara, ayah’,” kata Arteta.

Pelatih Arsenal itu mengaku titel Premier League pertamanya bersama klub menjadi salah satu perasaan terbaik sepanjang kariernya. Tapi pekerjaan mereka belum selesai. Arsenal masih akan memainkan final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest pada 30 Mei mendatang.

Tottenham dan West Ham Sama-sama Terancam

Di bawah papan klasemen, situasinya jauh lebih brutal.

Satu dari dua klub London bakal terdegradasi pada pekan terakhir: Tottenham Hotspur atau West Ham United.

Spurs sedikit lebih aman karena berada di posisi ke-17 dengan 38 poin, unggul dua angka dari West Ham yang ada di zona merah. Namun ancaman tetap nyata. Tottenham bisa turun kasta jika kalah dari Everton dan di saat bersamaan West Ham menang atas Leeds United.

Roberto De Zerbi menegaskan timnya harus bertahan sampai detik terakhir musim ini.

“Kami harus tetap hidup. Ini hari besar buat kami,” ujar manajer Spurs tersebut.

West Ham sendiri wajib menang dulu sebelum berharap bantuan dari Everton di London Utara.

Perebutan Tiket Liga Champions Belum Kelar

Meski empat slot Liga Champions sudah diamankan Arsenal, Manchester City, Manchester United, dan Aston Villa, persaingan menuju Eropa belum selesai.

Liverpool berada di posisi paling menguntungkan untuk finis lima besar. Satu poin saat melawan Brentford di Anfield sudah cukup buat mereka mengunci tempat itu.

Bournemouth masih punya peluang, meski tertinggal tiga poin. Klub tersebut datang ke markas Nottingham Forest dengan rekor 17 laga tanpa kekalahan, salah satu kejutan terbesar musim ini.

Situasi juga bisa berubah karena keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa. Jika Villa finis di posisi kelima, Premier League berpeluang mengirim enam wakil ke Liga Champions musim depan.

Namun syaratnya tidak mudah.

Liverpool harus menang, sementara Villa wajib kalah dari Manchester City dalam laga yang diprediksi penuh emosi karena menjadi pertandingan terakhir Pep Guardiola di Premier League sebagai pelatih City.

Brighton juga belum menyerah memburu posisi enam saat menjamu Manchester United. Chelsea, Brentford, dan Sunderland masih terlibat persaingan tiket kompetisi Eropa lainnya.

Mohamed Salah Bisa Pamit dengan Situasi Aneh

Anfield juga bakal jadi panggung perpisahan Mohamed Salah.

Tapi belum ada jaminan bintang asal Mesir itu dimainkan melawan Brentford. Arne Slot menolak memastikan nama Salah masuk skuad setelah sang pemain melontarkan kritik terbuka soal gaya bermain Liverpool usai kalah 2-4 dari Aston Villa pekan lalu.

Salah meminta Liverpool kembali memainkan sepak bola menyerang agresif seperti era sebelumnya.

Itu jadi konflik publik kedua antara Salah dan Slot musim ini.

Penyerang 33 tahun tersebut sudah mengumumkan bakal meninggalkan Liverpool akhir musim nanti setelah tercapai kesepakatan pemutusan kontrak lebih cepat. Performanya musim ini juga menurun drastis sampai sempat dicadangkan dalam beberapa pertandingan.

Akhir Era Pep Guardiola di Manchester City

Momen emosional lain terjadi di Etihad Stadium.

Pep Guardiola bakal menjalani pertandingan terakhirnya bersama Manchester City setelah memutuskan pergi di akhir musim. Keputusan itu mengejutkan banyak pihak karena Guardiola sebenarnya masih memiliki kontrak satu tahun lagi.

Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan dirinya pergi bukan karena masalah tertentu.

“Di dalam hati, saya tahu ini waktunya,” kata Guardiola.

Selama 10 tahun di City, Guardiola membawa klub meraih enam gelar Premier League dan trofi Liga Champions pertama mereka pada 2023. Total 17 trofi utama berhasil ia persembahkan untuk City.

Manchester City menyebut Guardiola nantinya akan menjalani peran baru sebagai duta global klub.

Nama Enzo Maresca disebut menjadi kandidat terkuat pengganti Guardiola musim depan.