Hindari Masalah Visa AS, Timnas Iran Pilih Tinggal di Tijuana saat Piala Dunia 2026

Gilabola.com – Timnas Iran batal menjadikan Arizona sebagai markas selama Piala Dunia 2026. Federasi sepak bola Iran memilih memindahkan pusat latihan mereka ke Tijuana, kota perbatasan Meksiko yang dekat dengan Amerika Serikat.

Keputusan itu sudah mendapat persetujuan FIFA. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyebut lokasi baru tersebut dinilai lebih aman dan praktis untuk kebutuhan tim selama turnamen berlangsung.

“Kami akan berada di kamp Tijuana yang dekat Samudra Pasifik dan berada di perbatasan Meksiko dengan Amerika Serikat,” kata Taj lewat video yang diunggah di akun Telegram federasi.

Iran sebelumnya dijadwalkan melanjutkan persiapan dari Turkiye menuju Arizona. Namun situasi politik dan urusan visa membuat rencana berubah cukup drastis.

Taj mengakui perpindahan markas ini dilakukan untuk menghindari potensi masalah visa setelah perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Ia juga mengatakan skuad Iran nantinya bisa langsung terbang ke Meksiko menggunakan Iran Air.

Dekat dengan Lokasi Pertandingan

Iran akan memainkan dua laga awal Grup G di Los Angeles. Mereka dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni WIB dan Belgia pada 22 Juni WIB.

Setelah itu, Iran akan menantang Mesir di Seattle pada 27 Juni WIB.

Menurut Taj, lokasi Tijuana justru lebih menguntungkan dibanding Arizona karena jaraknya lebih dekat ke venue pertandingan di Los Angeles.

“Total jarak kami menuju lokasi pertandingan di Los Angeles hanya sekitar 55 menit penerbangan,” ujarnya.

Beberapa bulan terakhir Iran memang menghadapi ketidakpastian soal perjalanan dan keamanan untuk Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bahkan Iran sempat meminta agar pertandingan mereka dipindahkan dari wilayah Amerika Serikat.

Visa Belum Keluar

Pejabat Iran sebelumnya mengungkapkan para pemain dan staf tim belum menerima visa Amerika Serikat meski turnamen tinggal kurang dari sebulan lagi.

Proses pengajuan visa dilakukan saat skuad menjalani pemusatan latihan di Turkiye.

Taj mengatakan federasi juga meminta jaminan kepada FIFA terkait visa, keamanan, dan perlakuan terhadap delegasi Iran selama turnamen berlangsung.

Sebelum tampil di Piala Dunia, Iran dijadwalkan menghadapi Gambia dalam laga uji coba pada 29 Mei. Pelatih Amir Ghalenoei kemudian harus menyerahkan daftar final 26 pemain paling lambat 1 Juni sesuai tenggat FIFA.

Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli.

Opini Gilabola.com

Langkah Iran memindahkan base camp ke Tijuana memperlihatkan betapa faktor non-teknis bisa sangat memengaruhi persiapan tim menuju Piala Dunia. Situasi visa dan keamanan kini jadi bagian penting yang tak kalah krusial dibanding persiapan di lapangan.

Posisi Tijuana yang dekat dengan Los Angeles juga bisa memberi keuntungan logistik buat Iran selama fase grup.

Da menurut kami, seharusnya olahraga jangan dicampur adukkan dengan politik. Biarlah sepakbola tetap bersih persaingan sehat dan sportif!