
Arsenal belum ingin berlama-lama meratapi kegagalan mereka di final Liga Champions. Meski sukses mengakhiri penantian panjang dengan merebut gelar Liga Inggris musim 2025/26, kekalahan adu penalti dari Paris Saint-Germain di Budapest tetap meninggalkan luka.
Mikel Arteta bahkan langsung memberi sinyal bahwa skuadnya masih membutuhkan tambahan kekuatan untuk musim depan. Persiapan menuju musim 2026/27 pun sudah berjalan.
Laporan terbaru menyebut dua nama mulai dikaitkan dengan Arsenal, yakni Sandro Tonali dan Trent Alexander-Arnold.
Tonali Dinilai Bisa Sempurnakan Lini Tengah Arsenal
Mantan bek Arsenal, Nacho Monreal, termasuk sosok yang mendukung penuh kedatangan Sandro Tonali ke Emirates Stadium.
Gelandang Newcastle United berusia 26 tahun itu sempat masuk radar Arsenal pada bursa transfer Januari lalu. Situasinya kembali mencuat menjelang dibukanya jendela transfer musim panas.
Tonali disebut ingin tetap tampil di Liga Champions musim depan. Kondisi tersebut membuat peluang kepindahannya kembali menjadi bahan pembicaraan, terlebih Arsenal memang sedang mempertimbangkan tambahan pemain di sektor tengah.
Monreal bahkan menilai Arsenal akan memiliki lini tengah terbaik di dunia jika berhasil mendapatkan tanda tangan pemain asal Italia tersebut.
“Jika Arsenal merekrut Tonali, tentu mereka akan memiliki lini tengah terbaik di dunia,” ujar Monreal.
Meski begitu, ia juga mengakui situasinya tidak sederhana. Arsenal sebelumnya sudah mendatangkan Martin Zubimendi dengan nilai transfer besar dan saat ini juga memiliki Declan Rice serta Myles Lewis-Skelly dalam komposisi tim.
Menurut Monreal, kehadiran Tonali berpotensi membuat Arsenal harus melepas salah satu gelandang utamanya.
“Memiliki Tonali, Zubimendi, dan Rice sekaligus akan sangat banyak. Saya hanya bisa membayangkan Arsenal harus menjual Zubimendi atau Declan Rice jika benar-benar ingin merekrut Tonali,” katanya.
Monreal bahkan menyebut Rice dan Zubimendi sebagai dua gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini.
Trent Alexander-Arnold Jadi Opsi Mengejutkan
Nama lain yang muncul dalam pembahasan transfer Arsenal adalah Trent Alexander-Arnold.
Mantan striker Tottenham Hotspur, Teddy Sheringham, melontarkan gagasan yang cukup mengejutkan dengan menyebut Arsenal sebagai klub yang mungkin cocok untuk bek kanan Inggris tersebut.
Alexander-Arnold baru meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Real Madrid secara gratis pada musim panas tahun lalu. Namun musim pertamanya di Spanyol berjalan jauh dari harapan.
Cedera dan inkonsistensi performa membuat pemain berusia 27 tahun itu tidak selalu menjadi pilihan utama. Situasinya diperkirakan semakin sulit jika Real Madrid benar-benar mendatangkan bek kanan Belanda, Denzel Dumfries.
Sheringham menilai Arsenal memiliki struktur permainan yang cukup kuat untuk menutupi kelemahan defensif Alexander-Arnold sekaligus memaksimalkan kualitas menyerangnya.
“Dia tidak langsung terlihat seperti pemain Arsenal. Arsenal adalah tim yang kuat, tangguh, dan bekerja sebagai satu kesatuan di lini belakang. Tetapi mereka bisa membuat itu berhasil,” kata Sheringham.
Menurutnya, Alexander-Arnold akan tampil lebih baik jika bermain dalam sistem yang terorganisasi dan disiplin seperti yang dimiliki Arsenal saat ini.
Sheringham juga percaya pelatihan yang tepat dapat membantu sang bek meningkatkan kemampuan bertahannya, sementara kualitas kreatifnya bisa memberi dimensi tambahan bagi permainan Arsenal.
Opini Gilabola.com
Jika melihat komposisi skuad saat ini, transfer Sandro Tonali terasa jauh lebih masuk akal dibandingkan Trent Alexander-Arnold. Arsenal memang masih bisa meningkatkan kualitas lini tengah mereka meski sudah memiliki Rice dan Zubimendi.
Sebaliknya, isu Alexander-Arnold lebih terlihat sebagai gagasan menarik dari luar ketimbang kebutuhan nyata tim.
Sistem Arteta menuntut disiplin tanpa bola yang tinggi, sementara aspek tersebut justru kerap menjadi titik kritik terhadap permainan bek Inggris tersebut.
Jika harus memilih salah satu, Tonali tampak jauh lebih sesuai dengan arah pembangunan skuad Arsenal saat ini.
