
Belgia terhindar dari hasil yang bisa menjadi pukulan besar setelah bermain imbang 1-1 melawan Mesir di pertandingan Grup G Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Setan Merah itu sempat tertinggal lebih dulu dan kesulitan membongkar pertahanan rapat lawannya.
Mesir bahkan nyaris membawa pulang tiga poin berkat penampilan disiplin sepanjang pertandingan. Namun sebuah gol bunuh diri di babak kedua membuat kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya lepas.
Emam Ashour Buka Keunggulan Mesir
Laga berjalan cukup ketat sejak menit awal. Belgia mencoba menguasai bola, tetapi Mesir tampil sabar dan menunggu kesempatan untuk menyerang.
Peluang pertama Belgia datang melalui Kevin De Bruyne, namun upayanya masih melenceng dari sasaran. Leandro Trossard juga sempat mencoba peruntungannya, tetapi tembakannya diblok pertahanan Mesir.
Mesir kemudian mendapatkan momentum pada menit ke-20.
Emam Ashour melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang sukses membawa timnya unggul 1-0. Gol itu membuat Belgia berada dalam tekanan karena hingga menit ke-41 mereka bahkan belum mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Meski menguasai bola dalam banyak fase pertandingan, Belgia kesulitan menciptakan peluang bersih. Mesir bertahan dengan disiplin dan menutup babak pertama dalam posisi unggul.
Gol Bunuh Diri Ubah Jalannya Pertandingan
Selepas jeda, Belgia meningkatkan intensitas serangan.
Mesir sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk memperlebar keunggulan. Mohamed Salah gagal memaksimalkan kesempatan yang didapat pada menit ke-55. Tak lama berselang, Emam Ashour juga menyia-nyiakan peluang bagus yang seharusnya bisa membuat Belgia semakin tertekan.
Kegagalan itu akhirnya harus dibayar mahal.
Pada menit ke-66, Belgia menyamakan skor lewat gol bunuh diri Mohamed Hany. Bek Mesir itu tanpa sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri saat mencoba menghalau ancaman lawan.
Gol tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gol Belgia yang telah berlangsung selama 325 menit di Piala Dunia.
Pelatih Belgia langsung menambah daya gedor dengan memasukkan Romelu Lukaku menggantikan Charles De Ketelaere.
Kedua Tim Sia-Siakan Peluang!
Pertandingan semakin terbuka setelah skor menjadi imbang.
Belgia memperoleh beberapa peluang emas. Namun Brandon Mechele gagal memanfaatkan kesempatan yang sangat baik pada menit ke-83. Lukaku bahkan melewatkan peluang yang lebih besar lagi empat menit kemudian saat gawang sudah terbuka.
Di sisi lain, Mesir juga terus mengancam. Omar Marmoush hampir membawa timnya kembali unggul, tetapi tembakannya berhasil diblok Mechele. Zizo juga memiliki peluang yang dibendung Youri Tielemans.
Pada 15 menit terakhir, Mesir justru lebih banyak menguasai bola. Mereka mencatat hampir 66 persen penguasaan bola dalam periode tersebut, tetapi tidak mampu menemukan gol kemenangan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini membuat Belgia memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka menjadi tiga pertandingan beruntun di Piala Dunia. Sementara Mesir kini sudah tujuh laga berturut-turut gagal meraih kemenangan di ajang yang sama.
Analisis Gilabola.com
Hasil imbang ini kemungkinan akan terasa lebih mengecewakan bagi Mesir dibanding Belgia.
Tim Afrika itu terlihat lebih terorganisir, lebih disiplin, dan sempat memiliki beberapa peluang untuk mengunci kemenangan sebelum gol bunuh diri Mohamed Hany mengubah situasi.
Belgia memang mendominasi penguasaan bola dalam banyak periode pertandingan, tetapi efektivitas mereka masih menjadi masalah.
Lukaku dan rekan-rekannya jika terus membuang peluang, maka perjalanan mereka di turnamen ini bisa menjadi jauh lebih sulit dari perkiraan.
