
Vinicius Junior terus menunjukkan bahwa dirinya adalah salah satu pemain paling berpengaruh bagi Brasil di Piala Dunia 2026. Bintang berusia 25 tahun itu kembali mencetak gol saat Selecao menghadapi Skotlandia, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB, sekaligus mengukir catatan bersejarah yang sudah lama tidak terlihat dari pemain Brasil.
Gol yang dicetak Vinicius membuatnya selalu mencatatkan nama di papan skor dalam tiga pertandingan pertama Brasil di turnamen ini. Sebuah pencapaian yang terakhir kali dilakukan Ronaldo Nazario dan Rivaldo saat Piala Dunia 2002.
Vinicius Buka Jalan Kemenangan Brasil
Brasil unggul cepat ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Berawal dari kesalahan lini belakang Skotlandia, Rayan berhasil mengganggu umpan Scott McKenna dan menciptakan situasi berbahaya.
Bola kemudian jatuh ke jalur Vinicius. Penyerang Brasil itu melesat ke kotak penalti, melewati kiper Angus Gunn, lalu dengan tenang menceploskan bola ke gawang untuk membawa timnya unggul 1-0.
Sebelumnya, Vinicius juga sudah mencetak gol dalam dua laga awal Brasil di Piala Dunia 2026. Ia menyumbang gol penyeimbang saat Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko, sebelum kembali mencatatkan namanya dalam kemenangan 3-0 atas Haiti.
Vinicius Samai Ronaldo dan Rivaldo
Catatan tersebut membuat Vinicius menjadi pemain Brasil pertama dalam 24 tahun terakhir yang mampu mencetak gol pada tiga pertandingan awal negaranya di Piala Dunia.
Ronaldo dan Rivaldo menjadi pemain terakhir yang melakukan hal serupa pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Saat itu keduanya selalu mencetak gol dalam fase grup melawan Turki, China, dan Kosta Rika.
Tak hanya menyamai dua legenda tersebut, Vinicius juga masuk dalam kelompok pemain elite Brasil yang mampu mencetak gol pada tiga laga awal negaranya di Piala Dunia.
Sebelum dirinya, hanya ada Jairzinho pada 1970, Romario pada 1994, lalu Ronaldo dan Rivaldo pada 2002.
Ada satu fakta menarik yang menyertai daftar tersebut. Pada tiga kesempatan sebelumnya ketika pemain Brasil berhasil menorehkan pencapaian serupa, Selecao selalu mengakhiri turnamen sebagai juara dunia.
Tambah Gol Kedua ke Gawang Skotlandia
Vinicius belum berhenti sampai di situ. Menjelang turun minum, ia kembali membobol gawang Skotlandia dan menggandakan keunggulan Brasil menjadi 2-0.
Gol kedua lahir melalui sundulan di tiang jauh setelah menerima umpan silang Bruno Guimaraes. Angus Gunn gagal mengantisipasi bola dengan sempurna, dan Vinicius memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan.
Performa itu semakin mempertegas peran penting sang penyerang dalam perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026.
Jika melihat daftar nama yang berhasil dicapai Vinicius Jr, pencapaian ini tidak bisa dianggap sebagai statistik biasa. Ronaldo, Rivaldo, Jairzinho, dan Romario adalah sosok yang identik dengan era sukses Brasil di Piala Dunia.
Yang membuat catatan Vinicius semakin menarik adalah usianya yang masih 25 tahun. Ia bukan hanya menjadi mesin gol Brasil pada awal turnamen, tetapi juga mulai membangun jejaknya sendiri di antara para legenda Selecao.
Meski jalan menuju gelar masih panjang, performa Vinicius sejauh ini memberi sinyal bahwa Brasil memiliki pemain yang mampu menentukan pertandingan di momen-momen besar.
