Jose Mourinho sindir Manchester City terkait skandal pelanggaran finansial yang menjerat klub tersebut. Mantan pelatih Manchester United itu mentertawakan proses hukum yang menurutnya bisa berlangsung hingga bertahun-tahun.
Dalam wawancara dengan surat kabar Italia, Corriere dello Sport, Mourinho menanggapi putusan yang menyatakan Man City melanggar aturan kompetisi selama sembilan tahun. Klub tersebut dituduh menggelembungkan pendapatan komersial secara ilegal dengan nilai lebih dari 900 juta poundsterling.
“Manchester City? Saya lebih memilih sedikit mentertawakannya,” kata Mourinho.
“Saya pikir kita akan mencapai kesimpulan, tetapi pada usia 60-an, saya harus beruntung masih berada di sini ketika putusan akhir keluar. Sekarang akan ada keputusan, kemudian banding. Saya akan berusia 80 tahun,” ujarnya.
Mourinho sebelumnya juga menyatakan kemungkinan menerima medali juara jika gelar Man City dicabut. Pelatih asal Portugal itu membawa Manchester United finis di posisi kedua Liga Inggris musim 2017-2018, di belakang The Citizens.
Man City mengajukan banding pada Kamis malam setelah komisi independen menyatakan klub tersebut menggelembungkan pendapatan komersial lebih dari 830 juta poundsterling selama periode 2009 hingga 2018.
Putusan tersebut muncul lebih dari tiga tahun setelah Premier League mengajukan dakwaan. Sidang selama 10 pekan berlangsung pada akhir 2024.
CEO Premier League Richard Masters menyatakan Man City secara sistematis melanggar aturan kompetisi selama hampir satu dekade melalui penggunaan kontrak yang dianggap palsu.
Enzo Maresca Tegaskan Man City Tetap Fokus
Manajer Man City, Enzo Maresca, menegaskan bahwa timnya tetap tenang menghadapi polemik tersebut. Ia menyatakan klub sepenuhnya mempercayai proses yang sedang berlangsung.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
“Secara pribadi, saya sangat tenang. Klub sudah menjelaskan posisinya dengan cukup jelas. Kami sepenuhnya mempercayai klub,” kata Maresca.
Ia menegaskan para pemain hanya ingin berkonsentrasi pada sepak bola. Man City dijadwalkan menghadapi Liverpool di Anfield pada Minggu.
“Mereka tahu hal yang bisa kami kendalikan adalah sepak bola. Mereka tidak khawatir dengan hal-hal lain,” ujarnya.
Polisi Merseyside juga telah menyiapkan rencana pengamanan menjelang pertandingan. Sejumlah pendukung dikabarkan berencana memberikan sambutan kepada rombongan Man City sebelum pertandingan yang dijadwalkan dimulai pukul 16.30 waktu setempat.
Haaland Minta Pendukung Man City Tetap Bersatu
Erling Haaland turut meminta penggemar Man City tetap memberikan dukungan setelah klub dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran aturan Premier League.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, penyerang asal Norwegia itu optimistis para pendukung tetap bisa menikmati pertandingan di Anfield.
“Kami harus tetap bersama. Kami harus saling mendukung dan tetap positif, apa pun yang terjadi dalam hidup. Kami harus selalu tersenyum,” kata Haaland.
Ia juga mengajak seluruh elemen klub menjaga persatuan dan fokus meraih kemenangan.
“Kami harus tetap bersatu, menyebarkan kasih sayang satu sama lain, menikmati perjalanan ini, dan tersenyum,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari mantan pelatih Man City, Pep Guardiola, yang meninggalkan klub pada akhir musim lalu. Guardiola sebelumnya menyampaikan pesan kepada para pendukung bahwa mereka akan melewati situasi tersebut bersama-sama.
Guardiola dijadwalkan hadir di Stadion Etihad pada Rabu mendatang untuk menyaksikan pertandingan kandang Eropa pertama Man City sejak putusan tersebut diumumkan. Jajaran petinggi klub, termasuk ketua Khaldoon Al Mubarak, juga akan hadir sebagai bentuk solidaritas.


