Crystal Palace bangkit dari ketertinggalan untuk membekuk Nottingham Forest dengan skor 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris. Kemenangan ini sekaligus merusak momen kembalinya Oliver Glasner ke Selhurst Park, markas yang pernah menjadi saksi keberhasilannya bersama The Eagles.
Nottingham Forest sempat unggul lebih dulu melalui Dan Ndoye. Namun, Palace membalikkan keadaan lewat Daichi Kamada, Jefferson Lerma, dan Yeremy Pino dalam pertandingan yang berlangsung dramatis di London selatan.
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama Glasner dengan Crystal Palace sejak meninggalkan klub pada musim panas. Sebelum kick-off, pelatih asal Austria itu mendapat sambutan hangat dari para pendukung tuan rumah sebagai bentuk penghargaan atas trofi yang pernah dipersembahkannya.
Situasi berubah ketika Palace mulai mengambil alih kendali permainan. Suporter tuan rumah melontarkan ejekan, termasuk nyanyian “Glasner, berapa skornya?” dan “Dipecat besok pagi!” yang menggema di stadion.
Walter Benitez Jadi Tembok Crystal Palace
Nottingham Forest tampil mengancam pada awal pertandingan dan memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan. Penjaga gawang Crystal Palace, Walter Benitez, menjadi sosok penting yang menjaga timnya tetap bertahan dalam pertandingan.
Benitez menggagalkan sejumlah peluang berbahaya, termasuk upaya Liam Delap, Morgan Gibbs-White, dan Chris Wood. Penyelamatan-penyelamatan tersebut menjadi modal penting bagi Palace untuk membangun kebangkitan.
Forest membuka keunggulan pada menit ke-3 melalui Ndoye. Gol tersebut berawal dari upaya Anan Khalaili mengarahkan bola dengan sundulan ke penjaga gawangnya, tetapi bola justru jatuh ke jalur pergerakan Ndoye.
Penyerang Forest itu langsung memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penyelesaian apik untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Palace berusaha merespons melalui Jorgen Strand Larsen. Pada menit ke-7, penyerang tersebut memaksa Matz Sels melakukan penyelamatan penting setelah menerima umpan silang Kamada.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Sels kembali menggagalkan peluang Strand Larsen dalam situasi berikutnya. Forest juga terus menekan, termasuk melalui sundulan Ndoye yang berhasil ditepis Benitez pada menit ke-21.
Pada menit ke-35, Gibbs-White melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang. Benitez kemudian melakukan penyelamatan gemilang dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Delap menggandakan keunggulan Forest.
Kamada dan Lerma Balikkan Keadaan
Crystal Palace akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-41. Kamada mencatatkan namanya di papan skor setelah bola jatuh ke jalurnya di dalam kotak penalti.
Gelandang asal Jepang itu menyelesaikan peluang tersebut untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol perdananya di Premier League sempat diperiksa melalui VAR sebelum akhirnya disahkan.
Palace tidak berhenti sampai di situ. Mereka justru berhasil membalikkan keadaan pada masa injury time babak pertama.
Tepatnya pada menit ke-45+4, Jefferson Lerma menyambut umpan silang akurat dengan sundulan yang berujung gol. Bola melewati sela-sela kaki Sels dan membawa Palace unggul 2-1 sebelum turun minum.
Keunggulan tersebut menjadi titik balik bagi tuan rumah setelah Forest lebih dahulu mendominasi sejumlah fase pertandingan.
Yeremy Pino Kunci Kemenangan Palace
Memasuki babak kedua, Crystal Palace tampil semakin berbahaya dan berhasil memperlebar jarak pada menit ke-59.
Pino mencetak gol ketiga Palace setelah Sels menepis tembakan Strand Larsen. Winger asal Spanyol itu bergerak cepat menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Gol tersebut terasa istimewa bagi Pino karena mengakhiri puasa golnya dalam 19 penampilan di Premier League.
Gol itu juga sempat melalui pemeriksaan VAR sebelum dinyatakan sah. Setelah unggul dua gol, Palace semakin percaya diri dalam menjaga keunggulan mereka.
Forest berusaha memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76. Chris Wood mendapatkan peluang dari jarak dekat, tetapi Benitez kembali melakukan penyelamatan gemilang untuk mempertahankan keunggulan dua gol tuan rumah.
Hingga peluit panjang berbunyi pada menit ke-90+5, Forest tidak mampu menambah gol. Crystal Palace pun memastikan kemenangan 3-1 setelah bangkit dari ketertinggalan.
Hasil tersebut mengakhiri penantian panjang Palace selama 14 tahun untuk meraih kemenangan liga atas Nottingham Forest.
Posisi Crystal Palace dan Nottingham Forest di Klasemen
Kemenangan ini menjadi dorongan penting bagi Crystal Palace setelah mengawali musim dengan sejumlah kesulitan. Tim asuhan Pierre Sage naik ke posisi ke-12 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi tujuh poin dari enam pertandingan.
Di kubu lawan, Nottingham Forest harus menerima kekalahan yang membuat mereka tertahan di peringkat ke-14. Forest baru mengumpulkan lima poin dari enam pertandingan.
Bagi Glasner, kepulangan ke Selhurst Park yang awalnya disambut tepuk tangan berakhir dengan ejekan dari sebagian pendukung mantan klubnya.
Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, penghargaan atas masa lalu bisa berubah ketika peluit kick-off dibunyikan. Crystal Palace berhasil menjadikan laga reuni tersebut sebagai panggung kebangkitan sekaligus mengamankan tiga poin penting.


