HomeLiga ItaliaLazio Menang 3-1, Kartu Merah Tak Hentikan...

Lazio Menang 3-1, Kartu Merah Tak Hentikan Perlawanan Sengit Skuad I Brianzoli

Lazio berhasil membekuk Monza dengan skor 3-1 pada pekan keenam Liga Italia. Meski unggul jumlah pemain setelah lawan kehilangan satu pemain akibat kartu merah, I Biancocelesti sempat dibuat kerepotan oleh perlawanan sengit tim tamu.

Bermain di Stadion Olimpico, Lazio langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Monza yang dijuluki I Biancorossi kesulitan mengantisipasi tekanan tuan rumah pada menit-menit pertama.

Lazio membuka keunggulan pada menit ke-3 melalui Tavares. Bek tersebut melepaskan tembakan keras kaki kiri yang bersarang di pojok atas gawang Monza.

Pelatih Monza, Juric, sempat memprotes karena menilai terjadi pelanggaran terhadap Folorunsho dalam proses gol tersebut. Kendati demikian, wasit tetap mengesahkan lesakan Tavares.

Lazio kembali mengancam tiga menit berselang. Noslin melepaskan tembakan mendatar menggunakan kaki kiri, tetapi Tornqvist berhasil mengamankan bola.

Monza berusaha memberikan perlawanan melalui Zeballos yang aktif bergerak di lini serang. Akan tetapi, barisan pertahanan Lazio mampu mempersempit ruang gerak para pemain tim tamu.

Pada menit ke-18, Lazio kembali mendapatkan peluang melalui sundulan mantan pemainnya, Frattesi, yang masih melebar dari sasaran.

Monza sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-19 lewat Varela. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena penyerang asal Portugal itu sudah berada dalam posisi offside.

Aksi individu Akinsanmiro sebelum gol tersebut tetap menjadi salah satu momen menarik dalam serangan Monza.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Lazio kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-23. Isaksen menyelesaikan umpan Noslin dengan tembakan kaki kiri ke sudut bawah gawang di tiang jauh.

Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Monza tidak tinggal diam. Birindelli mencoba melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-28, tetapi bola melambung di atas mistar.

Empat menit kemudian, Mangas melakukan penetrasi dari sisi kiri dan mengirimkan umpan silang berbahaya. Zeballos hampir menyambut bola untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi gagal menjangkaunya.

Peluang kembali hadir ketika Folorunsho mengirimkan umpan silang kepada Mangas. Sundulan pemain tersebut dari tiang jauh masih mampu ditangkap Mandas.

Monza sebenarnya tampil cukup kompetitif. Namun, situasi pertandingan berubah drastis pada menit ke-35.

Birindelli terjatuh di kotak penalti setelah terlibat kontak dengan Noslin. Para pemain Monza meminta hadiah penalti, tetapi Lazio justru melancarkan serangan balik cepat.

Dalam situasi tersebut, Lucchesi menarik Tavares yang sedang berlari menuju gawang. Wasit Collu langsung mengeluarkan kartu merah tanpa kompromi kepada bek Monza itu.

Keputusan tersebut memicu protes keras dari kubu I Biancorossi. Monza harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Juric kemudian menarik Ngonge dan memasukkan Goglichidze untuk menyesuaikan komposisi tim.

Lazio menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas.

Monza Bangkit Meski Bermain dengan 10 Pemain

Juric melakukan tiga pergantian pemain saat memasuki babak kedua. Dany Mota, Foe Ondoa, dan Maye masuk untuk memberikan energi baru bagi Monza.

Pergantian tersebut langsung membuahkan hasil. Baru 44 detik babak kedua berjalan, Monza berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui Goglichidze.

Bek asal Georgia itu menyundul bola dari jarak dekat setelah Dany Mota meneruskan sepak pojok Birindelli.

Gol tersebut menjadi momen spesial bagi Goglichidze sekaligus menghidupkan kembali harapan Monza untuk mencuri poin di markas Lazio.

Monza bahkan hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-50. Foe Ondoa mengirimkan umpan terobosan apik kepada Mangas yang berlari di sisi kiri.

Mangas kemudian mengirimkan bola ke belakang untuk disambar Dany Mota dengan tembakan langsung. Mandas harus bekerja keras untuk menepis bola dan menggagalkan peluang emas tersebut.

Tekanan Monza berlanjut lima menit kemudian. Dany Mota memulai serangan balik cepat sebelum memberikan bola kepada Birindelli.

Birindelli melepaskan tembakan diagonal menggunakan kaki kanan, tetapi bola hanya melenceng tipis dari gawang Lazio.

Pada menit ke-56, Varela mendapatkan kesempatan untuk menyamakan skor. Setelah mengontrol bola, ia melepaskan tembakan yang mengenai pemain lawan dan menghasilkan sepak pojok.

Monza kembali mengancam melalui sundulan Dany Mota yang menyambut tendangan sudut Birindelli. Mandas melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga keunggulan Lazio.

Meski kekurangan satu pemain, Monza justru terlihat lebih agresif pada awal babak kedua. Lazio kesulitan keluar dari tekanan dan beberapa kali terpaksa bertahan menghadapi gelombang serangan lawan.

Pada menit ke-70, Juric kembali melakukan pergantian pemain setelah Mangas mengalami cedera. Bakoune masuk untuk menggantikannya.

Lazio baru kembali memberikan ancaman serius pada menit ke-77. Belahyane melepaskan tembakan keras yang memaksa Tornqvist terbang untuk menepis bola ke luar lapangan.

Monza tetap berusaha mencari gol penyeimbang. Pada menit ke-82, Maye melakukan penetrasi sebelum melepaskan tembakan jarak jauh dengan kaki kiri, tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol.

Lazio Pastikan Kemenangan pada Menit ke-88

Memasuki menit-menit akhir, pertandingan masih berlangsung terbuka. Monza terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan, sedangkan Lazio berusaha memanfaatkan ruang yang mulai terbuka.

Pada menit ke-83, Tornqvist melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan tembakan kaki kanan Zaccagni yang dilepaskan tanpa kontrol.

Tiga menit kemudian, Isaksen hampir mencetak gol keduanya. Sentuhan kaki kiri pemain tersebut dari jarak dekat justru membentur tiang gawang.

Lazio akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-88 melalui Pinamonti. Ia menyelesaikan umpan silang dari sisi kiri dengan sentuhan di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Monza belum menyerah dan kembali mendapatkan peluang semenit kemudian. Dany Mota melepaskan sundulan yang nyaris menghasilkan gol kedua bagi tim tamu.

Pada menit ke-90, Isaksen hampir menambah keunggulan Lazio melalui sundulan. Namun, Kouadio melakukan penyelamatan gemilang tepat di garis gawang.

Hingga pertandingan berakhir, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Lazio.

Hasil ini membuat Lazio tetap berada di puncak klasemen Liga Italia bersama Inter. Monza memang gagal membawa pulang poin, tetapi semangat juang mereka patut mendapat perhatian setelah mampu memberikan tekanan besar meski bermain dengan sepuluh pemain.

Monza selanjutnya akan menjamu Cagliari pada Senin, 19 Oktober, pukul 18.30 waktu Italia atau Selasa, 20 Oktober, pukul 00.30 WIB, di Stadion Brianteo.

Eka Chandrasari
Eka Chandrasarihttps://gilabola.com/author/ekachan/
Eka Chandrasari adalah jurnalis olahraga yang berdedikasi untuk memberikan liputan komprehensif tentang sepak bola Eropa dan Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, ia menjadi sumber terpercaya bagi para penggemar yang ingin mengetahui berita terbaru tentang klub dan pemain favorit mereka.

TERKINI