Real Madrid membantai Sevilla dengan skor 4-1 di Santiago Bernabeu pada Senin dinihari tadi. Menariknya, dari seluruh situasi bola mati yang tercipta, hanya penalti Kylian Mbappe yang berbuah gol.
Kedua tim sama-sama kesulitan memaksimalkan peluang dari tendangan bebas, sepak pojok, maupun lemparan ke dalam. Statistik expected goals non-penalti (npxG) dari situasi bola mati bahkan hanya mencapai 0,07 milik Sevilla dan 0,03 milik Real Madrid.
Sevilla Lebih Berbahaya, tapi Tetap Buntu
Sevilla memperoleh enam kesempatan memulai serangan dari situasi bola mati ketika mereka berada dalam posisi tertinggal. Rinciannya, tiga tendangan bebas, dua sepak pojok, dan satu lemparan ke dalam ke area kotak penalti.
Dua dari enam kesempatan tersebut menghasilkan tembakan. Satu berasal langsung dari umpan bola mati, sedangkan satu lainnya tercipta melalui fase kedua serangan.
Total peluang itu menyumbang 0,07 npxG dari keseluruhan 1,17 npxG yang dikumpulkan Sevilla sepanjang pertandingan.
Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-73. Manu Bueno menyambut tendangan bebas Gabriel Suazo, tetapi tembakannya melenceng dari sasaran. Peluang tersebut memiliki nilai 0,06 npxG.
Sevilla tiga kali mengirim bola ke area kotak enam yard dari enam kesempatan bola mati. Real Madrid berhasil memenangi kontak pertama dalam tiga kesempatan, sedangkan Thibaut Courtois mengamankan bola dua kali.
Real Madrid Juga Tak Maksimal
Real Madrid sebenarnya memiliki satu kesempatan bola mati lebih banyak daripada Sevilla. Sayangnya, hasilnya justru lebih minim.
Dari tujuh kesempatan yang terdiri atas enam tendangan bebas dan satu sepak pojok, hanya satu yang berujung tembakan. Lima di antaranya dilakukan ketika Los Blancos sudah unggul dalam pertandingan.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Arda Guler menjadi eksekutor tiga dari tujuh kesempatan tersebut.
Peluang terbaik Madrid muncul dua menit setelah babak kedua dimulai. Endrick menyambut sepak pojok Guler, tetapi tembakannya tidak menemui sasaran.
Peluang Endrick itu hanya bernilai 0,03 npxG. Angka tersebut sekaligus menjadi total npxG Real Madrid dari seluruh situasi bola mati, meskipun mereka mengumpulkan 1,22 npxG secara keseluruhan.
Dalam perebutan bola pertama dari tujuh pengiriman bola mati Madrid, Sevilla memenangi dua kontak pertama. Madrid sendiri kalah dalam satu-satunya duel udara pada kontak pertama, sedangkan Odysseas Vlachodimos berhasil mengamankan satu pengiriman bola.
Kemenangan 4-1 Real Madrid atas Sevilla pun diwarnai catatan menarik. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan ancaman berarti dari situasi bola mati, dengan penalti Mbappe menjadi satu-satunya gol yang lahir melalui skema tersebut.


