HomeInternasionalMilan Dibantai 3-0, Ruben Amorim Ditertawakan Fans...

Milan Dibantai 3-0, Ruben Amorim Ditertawakan Fans The Cherries Gara-Gara Blunder Ganti Pemain!

Ruben Amorim kembali merasakan kejamnya sepak bola Inggris. Pelatih asal Portugal itu bukan cuma menyaksikan AC Milan dibantai Bournemouth dengan skor 0-3 di Liga Europa, tetapi juga menjadi sasaran ejekan suporter tuan rumah gara-gara kesalahan pergantian pemain yang membingungkan.

Amorim kini menukangi Rossoneri setelah dipecat Manchester United pada Januari lalu. Masa baktinya di Old Trafford berakhir setelah 15 bulan yang mengecewakan. Kepulangannya ke Inggris pada Kamis malam pun jauh dari kisah manis yang mungkin diharapkannya.

Amorim Bikin Bingung di Pinggir Lapangan

Bournemouth tampil dominan di tengah guyuran hujan deras di pesisir selatan Inggris. AC Milan bahkan harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah kiper Mike Maignan diusir wasit pada menit ke-28.

Maignan menerima kartu merah gara-gara mendorong wajah Tyler Adams. Amorim sempat melancarkan protes keras kepada ofisial keempat, tetapi keputusan tersebut tidak berubah.

Drama belum selesai. Ketika hendak memasukkan kiper pengganti Lorenzo Torriani, Amorim justru lupa menarik pemain lain dari lapangan. Suporter Bournemouth pun mendapat tontonan yang mengundang tawa.

Pelatih berusia Portugal itu kembali berdiskusi dengan ofisial pertandingan sebelum akhirnya memutuskan menarik Omari Hutchinson, pemain pinjaman dari Nottingham Forest yang pernah menjadi bagian dari akademi Chelsea.

Skor 0-3 Kembali Menghantui Amorim

Bournemouth kemudian memperbesar penderitaan Milan pada babak kedua. Tendangan bebas Amine Adli yang dieksekusi dengan apik membantu tuan rumah mengunci kemenangan telak 3-0.

Nah, skor tersebut rupanya mengingatkan suporter The Cherries pada kejadian serupa ketika Amorim masih menangani Manchester United.

Sebulan setelah memulai masa baktinya bersama Setan Merah, Amorim juga harus menerima kekalahan 0-3 dari Bournemouth. Bedanya, pertandingan kala itu berlangsung di Old Trafford.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Para pendukung tuan rumah pun menyanyikan sindiran, “Ruben Amorim, it’s happened again,” yang berarti Ruben Amorim mengalaminya lagi.

Amorim menanggapi ejekan tersebut dengan tertawa. Ia tampak tidak terlalu ambil pusing dengan nyanyian suporter Bournemouth, meskipun kekalahan telak itu membuat kepulangannya ke Inggris terasa semakin pahit.

Amorim Tak Mau Lagi Bahas Manchester United

Kondisi Manchester United kembali menjadi sorotan ketika Amorim datang ke Inggris. Michael Carrick, sosok yang menggantikannya di kursi pelatih, tengah berada di bawah tekanan setelah kekalahan dari Como pada Rabu malam membuat timnya gagal meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan beruntun.

Carrick bahkan menjadi favorit kuat dalam persaingan pelatih Premier League yang berpotensi dipecat berikutnya.

Meski situasi mantan klubnya sedang tidak menentu, Amorim menegaskan bahwa rasa cintanya kepada Manchester United tidak berubah. Ia memilih menutup lembaran lama dan memusatkan perhatian pada pekerjaan barunya bersama AC Milan.

“Hal terpenting adalah saya berada di sini sebagai pelatih Milan dan saya harus menghormati itu,” ujar Amorim.

“Apa yang saya katakan ketika menandatangani kontrak dengan Manchester United, bahwa saya mencintai klub itu dan orang-orang di sana, tetap benar.”

“Apa yang terjadi setelahnya tidak mengubah itu. Hanya itu yang ingin saya katakan mengenai masalah tersebut. Saya sudah melangkah maju dan sekarang berada di klub hebat lainnya. Klub saya, Milan, memiliki banyak masalah yang harus diselesaikan.”

Amorim menegaskan dirinya hanya ingin berkonsentrasi pada perjalanan bersama Rossoneri, termasuk pekerjaan, tim, pemain, dan stafnya. Ia tidak ingin terseret kembali ke persoalan yang sedang dihadapi Manchester United.

Tantangan dari klub Inggris belum berakhir. AC Milan masih dijadwalkan menghadapi Sunderland di San Siro pada Desember mendatang. Amorim punya kesempatan berikutnya untuk membuktikan bahwa kepulangannya ke Inggris kali ini bukan gambaran dari perjalanan musimnya secara keseluruhan.

Hadi Bashori
Hadi Bashorihttps://gilabola.com/author/hadi-bashori/
Hadi Bashori adalah seorang jurnalis olahraga yang sudah berpengalaman lebih dari 18 tahun di dunia sepak bola, berpengalaman menulis di berbagai media nasional dan regional sebelum akhirnya menjadi jurnalis tetap di Gilabola.com. Memiliki minat yang besar dalam dunia olahraga, dan selalu bersemangat dalam menulis informasi aktual dan menarik. Dengan keahliannya dalam mengajar dan jurnalis, Hadi Bashori merupakan sosok yang inspiratif melalui buku-buku karyanya.

BERITA TERKAIT

TERKINI