Manchester United baru saja bangkit dari ketertinggalan dua gol tanpa balas untuk membekuk AS Roma dengan skor tipis 3-2 pada laga Liga Champions hari Rabu dini hari WIB.
Setan Merah sempat berada di ujung tanduk. Tekanan hebat langsung menghujam Michael Carrick yang duduk di kursi panas manajer.
Hasil positif ini jelas meredakan tekanan. Tapi, masa depan sang pelatih tetap menyisakan tanda tanya besar.
Satu kemenangan tidak serta-merta menghapus segala keraguan soal kapasitas kepelatihan Carrick. Terlebih lagi, wasit Jesus Gil Manzano tampil kurang meyakinkan di Old Trafford.
Hadiah Penalti Siluman Matheus Cunha
Kebangkitan Manchester United berawal dari titik putih. Matheus Cunha dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih.
Penyerang asal Brasil itu melesat mengejar bola. Gianluca Mancini dianggap melakukan pelanggaran.
Tapi, tayangan ulang berkata lain. Memang ada tangan di punggung. Kontak fisik tersebut sama sekali tidak cukup untuk membuat sang penyerang tersungkur ke lapangan.
Lebih jeli lagi melihat kejadian itu, Cunha justru terlihat bermasalah sendiri dengan kakinya.
Sentuhan ringan di punggung mungkin menyelamatkan keputusan dari intervensi VAR. Seharusnya, insiden itu sama sekali tidak layak berbuah penalti.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Penalti Bruno Fernandes Sempat Gagal
Blunder berikutnya langsung menyusul seketika.
Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor. Gelandang Portugal itu gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya mentah di tangan kiper Devis Vazquez.
Setan Merah mendadak dinaungi keberuntungan besar. Wasit memerintahkan penalti diulang akibat pemain masuk kotak penalti lebih dulu atau encroachment.
Aturan penalti jelas menyebutkan harus ada dampak material dari pemain yang masuk area terlarang.
Dalam insiden tersebut, pemain yang berdiri terlalu cepat berada di sisi seberang kotak penalti.
Mereka sama sekali tidak terlihat saat bola mentah ditepis keluar.
Tidak ada pengaruh nyata terhadap jalannya penyelamatan. Seharusnya, eksekusi penalti pertama tetap sah dan berjalan normal.
Shea Lacey Dikorbankan di Menit Akhir
Manchester United layak mendapat hadiah penalti kedua menjelang bubaran. Kali ini giliran wonderkid Shea Lacey yang dilanggar di kotak penalti.
Pemain didikan akademi Setan Merah itu berupaya melepaskan umpan silang. Bek Roma, Wesley, langsung melancarkan tekel terlambat yang menyapu kakinya.
Wasit memilih bungkam. Pertandingan dibiarkan terus berjalan saat skor masih sama kuat 2-2.
Untung saja pasukan Manchester United pada akhirnya sukses mengemas gol ketiga yang amat sangat mereka nantikan.


