Paris Saint-Germain kembali menunjukkan taringnya di panggung Eropa. Keputusan Luis Enrique meracik taktik terbukti mematikan. Villarreal menjadi korban terbaru yang harus merasakan kejamnya lini serang raksasa Prancis tersebut.
Kemenangan telak enam gol tanpa balas ini langsung membawa mereka melesat ke puncak klasemen. Unggul tiga poin dari para pesaing terdekat.
Super Kilat! 17 Menit Paling Mematikan
Gara-gara start agresif, jalannya laga langsung timpang. Perlu pula Anda tahu bahwa pasukan Luis Enrique ini sekarang sedang dalam tren positif dengan membukukan sepuluh kemenangan beruntun di semua ajang.
Bayangkan. Papan skor sudah menunjukkan angka 4-0 saat pertandingan baru berjalan 17 menit!
Gol cepat dibuka oleh aksi Joao Neves. Disusul oleh sepakan terukur Desire Doue. Tak mau ketinggalan, wonderkid Senny Mayulu ikut mencatatkan namanya di papan skor. Fabin Ruiz melengkapi pesta babak pertama itu dengan gol pertamanya.
Pesta Berlanjut di Babak Kedua
Usai turun minum, intensitas sama sekali tidak mengendur. Fabian Ruiz kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya di awal paruh kedua membuat kedudukan berubah menjadi 5-0.
Penderitaan tuan rumah akhirnya benar-benar disempurnakan oleh pemain pengganti, David Boly. Lewat sepakannya di menit ke-78, ia menutup pesta kemenangan PSG menjadi 6-0.
Sementara itu, dalam laga lain di tempat terpisah, Harry Kane harus memendam kekecewaan. Ia gagal menyamai rekor Cristiano Ronaldo untuk mencetak gol dalam 11 laga beruntun Liga Champions. Meski begitu, Bayern Munchen tetap sukses mencuri kemenangan 2-0 di kandang Atletico Madrid.


