Aston Villa siap bikin gempar daratan Katalonia. Selasa malam waktu setempat, skuad asuhan Unai Emery bertamu ke markas raksasa Spanyol, Barcelona.
Pertandingan akbar matchday keempat Liga Champions ini mempertemukan dua kutub dengan nasib kontras. Nah, perlu pula Anda tahu bahwa The Villans datang dengan kepala tegak. Duduk manis di peringkat kedua klasemen sementara berkat rekor sapu bersih tiga kemenangan beruntun, termasuk menjinakkan Fenerbahce serta Viking.
Bekal mereka makin matang. Usai menaklukkan Manchester City dengan skor tipis 2-1 di panggung Liga Inggris.
Sebaliknya, kubu tuan rumah asuhan Hansi Flick justru keteteran. Barcelona terdampar di tangga kedelapan klasemen Eropa. Usai menelan dua kekalahan dari tiga laga terakhir di semua ajang.
Mimpi Masa Kecil Kapten Villa
Bermain di Spotify Camp Nou ternyata bukan hal biasa bagi John McGinn. Sang kapten mengakui ini mimpi jadi nyata.
“Usia saya sudah 32 tahun, tapi grafik klub ini bikin saya bisa bermimpi lagi seperti bocah umur sembilan atau sepuluh tahun yang ingin main di depan penonton kolosal,” ujar sang gelandang.
Stadion ini punya sejarah panjang. Tapi, misi klub sekarang jauh lebih ambisius.
“Klub mau bikin hal ini jadi lumrah, lalu membawa Aston Villa bersaing dengan jajaran klub elite Inggris maupun Eropa,” tegasnya.
Pemain profesional tidak akan jalan-jalan santai. “Kami baru bisa menikmati atmosfer stadion kalau pulang bawa tiga poin penuh,” sambungnya.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Rahasia Transformasi “Villa 2.0”
Performa garang tim tidak datang dari ruang kosong. McGinn memuji adaptasi kilat para penggawa anyar di bawah arahan taktik Unai Emery. Ia bahkan menyebut skuad sekarang sebagai evolusi “Villa 2.0”.
Pemain baru langsung sadar. Struktur tim yang dibangun sang manajer selama empat tahun terakhir memberi jaminan panggung terbaik.
Pemain bintang Barcelona memang punya teknik tingkat dewa. Tapi, satu hal yang paling disorot dari skuad Villa justru kerendahan hati mereka untuk saling bahu-membahu.
Kesuksesan empat tahun terakhir bertumpu pada prinsip lama. Tidak ada pemain yang lebih besar daripada klub.
“Kami juga punya deretan pemain yang siap menghancurkan pertahanan Barcelona,” tandasnya.
Jaga Rekor Sempurna
Pasukan Unai Emery berambisi melebarkan selisih tiga angka atas Barcelona di papan klasemen Liga Champions.
Modalnya jelas. Benteng pertahanan mereka tergolong solid. Gawang Villa baru kebobolan lima kali dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Peluit kick-off akan dibunyikan Selasa malam di Barcelona. Jika Barcelona sampai terpeleset di kandang sendiri, itu pasti gara-gara kedisiplinan total lini belakang Aston Villa.


