HomeInternasionalLima Pemain yang Terancam Tak Dipanggil Lagi...

Lima Pemain yang Terancam Tak Dipanggil Lagi ke Timnas Inggris oleh Thomas Tuchel

Lima pemain bola senior Inggris berpotensi mengakhiri karier internasional setelah kembali tidak masuk skuad Timnas Inggris pilihan pelatih Thomas Tuchel. Jack Grealish, Harry Maguire, Phil Foden, Luke Shaw, dan Jordan Henderson memiliki total 279 penampilan bersama The Three Lions.

Tuchel mengumumkan skuad terbaru untuk menghadapi Kroasia dan Spanyol pada 12 dan 15 November mendatang. Keputusan tersebut kembali memperlihatkan bahwa sejumlah pemain berpengalaman mulai kehilangan tempat di tim nasional Inggris.

The Three Lions saat ini menempati posisi kedua grup Nations League. Mereka tertinggal tiga poin dari Spanyol setelah kalah 2-3 dalam pertemuan kedua tim pada September lalu.

Setelah finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel mulai mempersiapkan tim untuk menghadapi agenda berikutnya. Inggris juga harus memastikan tiket ke Euro 2028 meski berstatus sebagai salah satu tuan rumah.

Keputusan Tuchel tidak memanggil lima pemain tersebut menunjukkan bahwa reputasi masa lalu tidak lagi cukup untuk menjamin tempat di tim nasional. Grealish dan Maguire menghadapi persoalan kepercayaan serta konsistensi, sedangkan Shaw masih dibayangi masalah kebugaran.

Foden menjadi nama yang paling mungkin mengubah situasinya karena usianya masih relatif muda. Henderson juga sudah memiliki pengalaman internasional yang sulit diabaikan, tetapi usia dan persaingan pemain baru membuat peluangnya semakin terbatas.

Tuchel tampaknya sedang membangun skuad dengan mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang menuju Euro 2028.

Mari kita bahas beberapa bintang Inggris yang terancam posisi mereka di skuad The Three Lions.

1. Jack Grealish (39 Caps)

Jack Grealish menghadapi situasi sulit di level klub maupun tim nasional. Namanya sempat menjadi sorotan setelah dikabarkan melewatkan latihan Everton akibat dugaan menghabiskan malam dengan alkohol.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

David Moyes kemudian tidak memasukkannya ke skuad Everton pada Oktober. Grealish juga belum kembali tampil bersama The Toffees sejak kejadian tersebut.

Situasi itu semakin memperburuk peluangnya kembali memperkuat Inggris. Penampilan terakhir Grealish bersama tim nasional terjadi pada 2024 ketika Lee Carsley masih menjabat pelatih sementara.

Saat itu, dia mencetak dua gol dalam tiga pertandingan. Performa tersebut sempat membuka peluang untuk menghidupkan kembali karier internasionalnya.

Akan tetapi, Tuchel belum pernah memanggilnya sejak mengambil alih tim. Pada usia 31 tahun, Grealish membutuhkan performa luar biasa jika ingin menambah koleksi 39 caps.

2. Harry Maguire (66 Caps)

Harry Maguire pernah menjadi salah satu pemain andalan Inggris di lini pertahanan. Bek Manchester United tersebut mengumpulkan 66 caps dan menjadi bagian penting dalam perjalanan tim di Piala Dunia 2018, Piala Dunia 2022, serta Euro 2020.

Kepercayaan Tuchel terhadap Maguire ternyata tidak sebesar era Gareth Southgate. Sejak pelatih asal Jerman itu mengambil alih, sang bek hanya dua kali tampil untuk Inggris.

Kedua kesempatan tersebut datang dalam pertandingan persahabatan melawan Uruguay dan Jepang menjelang Piala Dunia 2026. Setelah itu, namanya tidak masuk skuad turnamen tersebut.

Maguire dikabarkan terkejut dengan keputusan pencoretan itu. Ibunya juga secara terbuka menunjukkan kekecewaan terhadap keputusan tersebut.

Bek berusia 33 tahun itu belum kembali mendapatkan panggilan. Peluangnya memperkuat Inggris lagi kini terlihat semakin kecil.

3. Phil Foden (49 Caps)

Phil Foden masih memiliki waktu untuk memperbaiki posisinya di tim nasional. Gelandang berusia 26 tahun itu bisa kembali mendapatkan tempat jika mampu menemukan performa terbaiknya.

Masalahnya, konsistensi Foden dalam beberapa musim terakhir mulai menjadi perhatian. Pemain yang sudah enam kali menjuarai Premier League tersebut hanya mencetak tujuh gol liga dalam dua musim terakhir.

Kontribusinya untuk Inggris juga belum sebanding dengan kualitas yang pernah diperlihatkan bersama klub. Dari 49 penampilan, Foden baru mencetak empat gol.

Dia terakhir kali bermain dalam pertandingan persahabatan melawan Uruguay dan Jepang sebelum Piala Dunia 2026. Sejak saat itu, Tuchel belum kembali memasukkannya ke skuad.

Peluang Foden belum sepenuhnya tertutup. Tapi, dia perlu segera membuktikan bahwa performa terbaiknya belum benar-benar berlalu.

4. Luke Shaw (34 Caps)

Luke Shaw baru mengoleksi 34 caps meski sudah menjalani debut internasional pada 2014. Cedera menjadi salah satu faktor utama yang membatasi jumlah penampilannya bersama Inggris.

Bek Manchester United itu pernah menjadi pilihan utama Southgate di tiga turnamen besar. Penampilan terakhirnya bersama The Three Lions terjadi pada final Euro 2024 melawan Spanyol.

Shaw sempat mengalami masalah kebugaran pada paruh pertama turnamen tersebut. Kini, dia kembali menepi akibat cedera otot.

Kondisi fisiknya menjadi salah satu alasan yang mungkin menjelaskan mengapa Tuchel belum memberinya kesempatan. Bahkan jika kembali fit, posisinya di tim nasional tetap menghadapi persaingan berat.

5. Jordan Henderson (91 Caps)

Jordan Henderson menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di antara lima nama tersebut. Mantan kapten Liverpool itu sudah mengoleksi 91 caps bersama Inggris.

Keputusan Southgate dan Tuchel yang berulang kali memanggil Henderson sempat mengejutkan sebagian penggemar. Dia meninggalkan Liverpool pada 2023 dan kemudian menjalani periode yang tidak selalu konsisten bersama Al-Ettifaq serta Ajax.

Penampilannya di Brentford kemudian membantunya kembali masuk skuad untuk Piala Dunia 2026. Sayangnya, cedera yang tidak biasa membatasi kontribusinya menjadi hanya satu penampilan sepanjang turnamen.

Henderson kemudian bergabung dengan Chelsea dan sejauh ini menjalani periode yang cukup baik. Tapi, dia sudah tidak masuk dalam dua skuad Inggris terakhir.

Pada usia 36 tahun, peluang gelandang tersebut kembali memperkuat tim nasional semakin menipis. Dengan 91 caps, Henderson sudah memiliki catatan panjang bersama The Three Lions.

Matius Gunadi Henoch
Matius Gunadi Henochhttps://gilabola.com/author/gunadi/
Matius Gunadi Henoch adalah suara otoritatif dalam dunia jurnalistik olahraga, dengan fokus pada sepak bola Eropa dan Indonesia. Ia menggabungkan pengetahuan mendalam tentang permainan dengan kemampuan menulis yang menarik untuk memberikan pengalaman membaca yang tak terlupakan.

TERKINI