Persita Tangerang menjadi klub pertama yang memutus rentetan kemenangan Persija Jakarta di Super League 2026-2027 setelah menang dramatis 3-2 pada pekan kelima.
Bermain di Banten International Stadium, Serang, Sabtu (17/10/2026) pukul 19.00 WIB, Pendekar Cisadane memastikan kemenangan lewat gol Aleksa Andrejic pada masa injury time.
Persija sebenarnya sempat dua kali menyamakan kedudukan. Tapi, Macan Kemayoran akhirnya harus pulang tanpa poin setelah kebobolan pada penghujung pertandingan.
Babak Pertama: Persita Unggul Cepat, Persija Membalas
Persita langsung membuka keunggulan pada menit ke-4 melalui Luquinhas. Gol tersebut berawal dari bola tepisan Nadeo Arga Winata setelah menghadapi ancaman Rayco Rodriguez.
Bola muntah kembali dikuasai pemain Persita sebelum dikirimkan melalui umpan lambung. Luquinhas menyambutnya dengan sundulan yang membawa tuan rumah unggul 1-0.
Persija berusaha merespons. Pada menit ke-13, Igor Carreira Rodrigues melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan sepakan Stjepan Loncar yang mengarah ke tiang jauh.
Empat menit berselang, Persija berhasil menyamakan kedudukan. Fabio Calonego memanfaatkan blunder Javlon Guseynov yang membuat bola jatuh ke kakinya di dalam kotak penalti.
Fabio yang tidak terkawal langsung menuntaskan peluang tersebut. Gol itu menjadi lesakan pertamanya pada musim 2026-2027.
Persija hampir berbalik unggul pada menit ke-20 melalui sundulan Arlyansyah Abdulmanan. Igor kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan, lalu menggagalkan peluang lanjutan Arlyansyah.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Persita kehilangan Tyronne del Pino pada menit ke-32 akibat cedera. Hokky Caraka masuk untuk menggantikan gelandang tersebut.
Menjelang turun minum, Luquinhas hampir mencetak brace pada menit ke-37, tetapi sepakannya meleset dari gawang Nadeo. Persija juga memperoleh peluang melalui tendangan jarak jauh Rizky Ridho yang berhasil diamankan Igor.
Denis Kolinger menerima kartu kuning pada menit ke-43. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor tetap imbang 1-1.
Babak Kedua: Drama Penalti hingga Gol Penentu
Persija melakukan dua pergantian pemain selepas jeda. Witan Sulaeman masuk menggantikan Arlyansyah, sedangkan Rayhan Hannan dimainkan untuk menggantikan kapten Rizky Ridho.
Loncar kembali mengancam pada menit ke-48, tetapi Igor mampu mengamankan peluang tersebut. Persita kemudian kembali memimpin pada menit ke-60 melalui Rayco Rodriguez.
Gol itu bermula dari sepak pojok mendatar yang mengarah kepada Rayco. Berdiri bebas di luar kotak penalti, ia langsung melepaskan tembakan yang membuat Persita unggul 2-1.
Drama kembali terjadi pada menit ke-67 ketika Dion Markx berduel dengan Rayhan Hannan di kotak penalti. Wasit sempat menunjuk titik putih sebelum memeriksa insiden tersebut melalui VAR.
Setelah meninjau tayangan ulang, wasit tetap memberikan penalti kepada Persija karena menilai Dion mengganggu Hannan. Dion juga diganjar kartu kuning atas insiden tersebut.
Alexander Thomas Jeremejeff maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan Igor. Persija kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Pertandingan memasuki masa tambahan waktu selama delapan menit ketika Persita menemukan celah untuk melancarkan serangan penentu.
Hokky Caraka menggiring bola melewati ruang kosong di pertahanan Persija sebelum mengirimkan umpan kepada Aleksa Andrejic. Aleksa menuntaskan peluang tersebut untuk membawa Persita unggul 3-2.
Skor bertahan hingga pertandingan berakhir. Persita pun menjadi tim pertama yang menghentikan rentetan kemenangan Persija pada Super League musim 2026-2027.
Susunan Pemain
Persita Tangerang: Igor Carreira Rodrigues; Alexandre Francois Ramalingom, Dion Wilhelmus Eddy Markx, Javlon Guseynov (kapten), Mario Jardel; Aep Nursofyan, Pablo Ganet Comitre, Tyronne Gustavo del Pino Ramos, Wahyudi Setiawan Hamisi; Claudio Lucas Morais Ferreira dos Santos, Rayco Rodriguez Medina.
Persija Jakarta: Nadeo Arga Winata; Denis Kolinger, Dony Tri Pamungkas, Radovan Pankov, Rizky Ridho Ramadhani (kapten); Fabio da Silva Calonego, Kyohei Yoshino, Stjepan Loncar; Alexander Thomas Jeremejeff, Arlyansyah Abdulmanan, Kwon Changhoon.


