
Martin Baturina tampaknya belum akan meninggalkan Como dalam waktu dekat. Klub Serie A itu baru saja menolak tawaran besar yang diajukan Aston Villa untuk pemain sayap asal Kroasia tersebut.
Nama Baturina memang sedang naik daun setelah tampil menonjol pada paruh kedua musim 2025/26. Pemain berusia 23 tahun itu mencetak lima gol dan menyumbang tiga assist di Serie A sepanjang tahun 2026, membantu Como mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Performa tersebut juga membawanya masuk dalam skuad Kroasia untuk Piala Dunia musim panas ini. Momen yang sangat penting bagi kariernya.
Aston Villa Sudah Mengajukan Penawaran
Laporan dari Italia menyebut Aston Villa menjadi salah satu klub yang serius mengejar tanda tangan Baturina. Tim asuhan Unai Emery bahkan sudah mengajukan proposal resmi kepada Como.
Nilai tawaran yang diajukan berada di kisaran 50 hingga 55 juta euro atau sekitar Rp930 miliar hingga Rp1,02 triliun.
Namun Como langsung menolaknya.
Sikap itu bukan hal baru bagi klub tersebut. Sebelumnya mereka juga menolak pendekatan dari beberapa klub yang mengincar pemain penting mereka.
Tottenham pernah datang dengan tawaran besar untuk Nico Paz pada Januari lalu. Everton juga mencoba memboyong Assane Diao. Kedua upaya itu berakhir dengan penolakan.
Como Pasang Harga Rp1,48 Triliun
Untuk Baturina, Como disebut memasang harga yang jauh lebih tinggi.
Klub milik Indonesia tersebut kini menilai sang winger berada di angka 80 juta euro atau sekitar Rp1,48 triliun. Bahkan ada satu klub Inggris lain yang turut mengajukan penawaran, tetapi respons Como tetap sama.
Mereka tidak bergeming.
Como saat ini lebih fokus memperkuat fondasi tim dibanding mencari keuntungan dari penjualan pemain. Setelah berhasil menembus Liga Champions, klub tersebut ingin terus berkembang di level tertinggi sebelum mempertimbangkan penjualan besar.
Transfer Sulit Terjadi
Situasi ini membuat peluang Aston Villa untuk mendapatkan Baturina terlihat cukup berat.
Selain akan tampil di Liga Champions musim depan, Como juga tidak berada dalam posisi yang mengharuskan mereka menjual pemain demi menyeimbangkan keuangan klub.
Satu-satunya faktor yang mungkin mengubah keadaan adalah keinginan Baturina sendiri. Jika sang pemain benar-benar menginginkan transfer, ia kemungkinan harus mendorong proses tersebut secara langsung.
Opini GilaBola.com
Reaksi Como ya wajar-wajar saja. Klub itu sedang membangun proyek jangka panjang dan tampil di Liga Champions menjadi langkah besar yang sulit dicapai.
Melepas pemain penting seperti Martin Baturina sekarang justru berpotensi menghambat perkembangan tim.
Di sisi lain, angka Rp1,48 triliun juga menunjukkan Como tidak menutup pintu transfer sepenuhnya, hanya saja mereka ingin memastikan setiap klub yang datang benar-benar serius.
