Conte Ungkap Alasannya Sempat Tolak Tawaran Tottenham Musim Panas Lalu

Pelatih baru Tottenham Hotspur, Antonio Conte mengungkapkan bahwa alasan dirinya sempat menolak tawaran dari tim asal London tersebut pada jendela transfer musim panas lalu karena dirinya saat itu belum siap.

Sempat dikaitkan dengan Manchester United, pelatih asal Italia Antonio Conte justru memilih untuk berlabuh ke Tottenham Hotspur menggantikan Nuno Espirito Santo. Keputusan dari pelatih asal Italia itu sempat sedikit mengejutkan banyak pihak karena dirinya pernah menolak tawaran dari tim yang sama pada bursa transfer musim panas lalu.

Berbicara kepada website resmi dari Spurs, Conte mengungkapkan bahwa alasannya tidak menerima pinangan Tottenham saat itu memang karena dia merasa belum siap untuk langsung bekerja lagi. Baru saja memutuskan untuk mengakhiri kerja samannya dengan Inter Milan lebih awal sang pelatih mengaku dirinya masih merasa adanya kedekatan emosional dengan mantan klubnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Namun, kini Conte akhirnya berubah pikiran terutama setelah mendengar langsung antusiasme dari presiden klub, Daniel Levy. Mendapatkan dukungan serta kepercayaan yang kuat, mantan taktisi Chelsea itu akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran dari Tottenham untuk menangani mereka.

Conte kabarnya akan dikontrak hingga 2023 dengan opsi perpanjangan selama setahun lagi. Sang pelatih diharapkan akan bisa membankitkan performa dari klub asal London itu yang terlihat jauh menurun dan sangat tidak konsistn pada awal musim ini.

Taktisi yang juga pernah menangani tim nasional Italia tersebut juga mengungkapkan dirinya sangat senang bisa kembali berkarir di Liga Inggris serta menangani tim yang penuh ambisi seperti Spurs. Conte sudah tidak sabar untuk bisa menularkan semangat, mentalitas serta determinasi yang dia miliki tidak hanya saat menjadi pelatih bahkan sudah ada semenjak dirinya masih aktif sebagai pemain.

Kehadiran dari Conte diperkirakan bisa membuat kompetisi Liga Inggris menjadi semakin seru lagi karena selain memiliki banyak pemain berkelas, kini para pelatih terbaik di dunia juga berada di sana. Mantan pelatih Inter itu juga pasti akan mendapatkan tantangan berat untuk bisa membuat Tottenham menjadi kekuatan menakutkan di Liga Inggris seperti saat masih ditangani Mauricio Pochettino.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO