Crystal Palace Lumat West Ham 5-2, Kemenangan Beruntun Pertama Musim Ini!

Crystal Palace yang sedang menggila berhasil meraih kemenangan beruntun Liga Premier untuk pertama kalinya musim ini usai menghancurkan West Ham United yang tampil buruk dengan skor 5-2 di Selhurst Park.

Setelah tersingkir dari Liga Europa oleh Bayer Leverkusen, West Ham yang bermain ceroboh sudah tertinggal jauh saat pertandingan baru berjalan 31 menit. Michael Olise, Eberechi Eze, dan Jean-Philippe Mateta berhasil mencetak gol, ditambah gol bunuh diri Emerson Palmieri.

Sepakan Michail Antonio sebelum turun minum sempat memberikan secercah harapan bagi para pendukung tim tamu yang kebingungan. Babak kedua berjalan lebih tenang, namun gol kedua Mateta di sore itu memastikan keunggulan empat gol Palace kembali tercipta. Gol bunuh diri West Ham di akhir pertandingan pun tak lagi berarti.

Palace bersorak gembira atas kemenangan luar biasa yang membawa mereka naik ke peringkat 14 klasemen Liga Premier di atas Brentford. Sementara West Ham pulang dengan kepala tertunduk, setelah gagal leapfrog Manchester United dan Newcastle United ke posisi zona Eropa.

Meskipun sempat kembali dari cedera punggung untuk tampil di Liga Europa pertengahan pekan, Jarrod Bowen absen dari starting lineup West Ham di Selhurst Park. Pasti banyak yang penasaran dengan apa yang dipikirkan pemain Inggris itu saat menyaksikan timnya kebobolan di babak pertama.

Palace yang diperkuat kehadiran Chris Richards dan Will Hughes benar-benar memporak-porandakan peraih juara Liga Konferensi Eropa tersebut. Pesta gol diawali pada menit ketujuh.

Joachim Andersen yang tak biasa berada di posisi sayap kiri, mengirimkan umpan silang manis kepada Olise yang sundulannya masuk ke gawang kosong. Lukasz Fabianski yang keluar menepis bola justru gagal mengamankan gawangnya.

Namun, Fabianski tak bisa berbuat apa-apa untuk mencegah bintang Palace lainnya mencetak gol kedua tim tuan rumah pada menit ke-16. Umpan buruk Kurt Zouma yang dipotong Richards berlanjut dengan tendangan salto indah Eze ke gawang setelah tembakan Mateta sebelumnya ditepis Fabianski ke arahnya.

Empat menit kemudian, pendukung tuan rumah kembali bersorak gembira. West Ham hanya bisa menyalahkan diri sendiri. Fabianski dan Emerson tak bisa menghentikan umpan silang Hughes, dan miskomunikasi di antara mereka membuat Emerson justru menceploskan bola ke gawang sendiri.

Hanya dalam waktu 20 menit, Palace sudah unggul 3-0, yang merupakan start tercepat mereka dalam sejarah Liga Premier. 10 menit kemudian, tim asuhan Oliver Glasner secara mengejutkan unggul 4-0.

West Ham berulang kali kehilangan bola di lapangan mereka sendiri – Mohammed Kudus yang paling bertanggung jawab untuk gol keempat Palace. Serangan balik yang mengalir membuat Eze memberikan umpan kepada Olise, yang mengirim bola mendatar ke kotak penalti dan diselesaikan dengan mudah oleh Mateta yang tidak terkawal.

Segalanya tampak terlalu mudah bagi Palace menghadapi tim tamu yang lemah, dan pasukan Glasner tak kenal ampun saat peluang datang. Tim yang dipimpin oleh Moyes belum pernah tertinggal 4-0 di Liga Premier secepat ini.

Peluang untuk sedikit menyelamatkan muka datang bagi Antonio di menit ke-35. Ia menyambut tendangan bebas James Ward-Prowse dengan sundulan voli, namun bola melambung di atas gawang. Striker tersebut kemudian menebus kesalahannya pada menit ke-40 dengan menyindir bola hasil sundulan Tomas Soucek yang mengarah ke gawang.

Hampir tidak ada perayaan dari West Ham yang bermain buruk. Mereka bahkan bisa saja tertinggal 5-1 di babak pertama, tetapi Andersen menyia-nyiakan peluang emas dari tendangan sudut.

Pergantian pemain di babak kedua tidak terhindarkan bagi West Ham. Aaron Cresswell dan Ben Johnson masuk menggantikan Soucek dan Angelo Ogbonna. Di pihak Palace, Adam Wharton terpaksa keluar lapangan setelah benturan lutut dengan Emerson.

Tidak seperti kemenangan historis 7-5 Arsenal atas Reading di Piala Liga Inggris 2012-13, gol Antonio di akhir babak pertama tidak memicu comeback yang luar biasa. Palace justru kembali unggul empat gol pada menit ke-64. Eze dengan jeli melewati Zouma untuk memberikan umpan kepada Mateta, yang memiliki ruang dan waktu untuk menaklukkan kiper lawan.

Para pemain tuan rumah tampak nyaman mengontrol pertandingan hingga peluit akhir. Meskipun Dean Henderson membuat blunder di menit ke-89 yang membuat skor menjadi 5-2, kemeriahan di Selhurst Park tidak terpengaruh.

Palace selanjutnya akan berusaha mempertahankan performa apik mereka saat menjamu Newcastle United pada hari Rabu, sementara West Ham yang inkonsisten memiliki waktu istirahat sepekan sebelum menjamu Liverpool pada Sabtu siang mendatang.

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update seputar berita bola terbaru! Untuk bergabung klik di sini gibolers!