Gilabola.com – Kabar positif datang bagi Chelsea jelang semifinal FA Cup melawan Leeds United yang akan digelar pada Minggu WIB. Pelatih sementara, Calum McFarlane, membuka peluang bagi Cole Palmer dan João Pedro untuk tampil sejak menit awal.
Kedua pemain tersebut sebelumnya absen saat timnya kalah dari Brighton & Hove Albion pada laga tengah pekan akibat masalah otot. Bahkan, João Pedro tercatat melewatkan dua pertandingan terakhir. Padahal, keduanya sempat mencetak gol saat menghadapi Leeds pada Februari lalu yang berakhir imbang 2-2.
McFarlane, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim setelah pemecatan Liam Rosenior, menyebut kondisi Palmer dan Pedro terus membaik. Namun, ia menegaskan keputusan akhir akan diambil setelah sesi latihan terakhir.
“Keduanya sudah ikut berlatih hari ini dan berada dalam kondisi yang cukup baik. Kami masih punya satu hari lagi untuk memantau sebelum mengambil keputusan,” ujar McFarlane.
Ia juga menambahkan bahwa tim pelatih akan berhati-hati agar tidak terburu-buru memainkan keduanya. “Kami berharap mereka bisa terlibat, tetapi kami juga harus memberi waktu yang cukup. Besok mereka akan kembali berlatih dan setelah itu kami tentukan,” lanjutnya.
Ketika ditanya peluang keduanya untuk langsung menjadi starter, McFarlane tetap optimistis. “Kami berharap begitu. Mereka akan berlatih lagi dan keputusan akan diambil setelahnya,” katanya.
Meski demikian, kabar kurang baik datang dari pemain muda berusia 19 tahun, Estevão, yang dipastikan absen hingga akhir musim karena cedera hamstring.
Dalam karier kepelatihannya di level senior, McFarlane baru dua kali memimpin pertandingan profesional, yakni saat menghadapi Manchester City yang berakhir imbang 1-1 dan kalah 1-2 dari Fulham. Kedua laga tersebut terjadi setelah pemecatan Enzo Maresca pada Januari.
Pelatih berusia 40 tahun itu juga memiliki pengalaman emosional terkait Wembley. Dua tahun lalu, ia hadir di stadion tersebut saat mantan klubnya, Southampton, mengalahkan Leeds di final play-off Championship 2024, ketika ia masih menangani tim U-18.
Terkait strategi, McFarlane tidak mengungkapkan secara rinci, tetapi memberi gambaran pendekatan timnya. Ia ingin tim bermain dominan dan agresif.
“Kami ingin menguasai pertandingan dan memainkan gaya yang paling sesuai dengan karakter pemain. Kami akan tampil agresif dan menyerang sejak awal,” jelasnya.
Ia juga menegaskan hubungan yang baik dengan para pemain menjadi modal penting. “Pendekatan kami tidak berubah. Saya akan bekerja dengan cara yang saya pahami. Semua pemain siap dan kami fokus ke laga hari Minggu,” katanya.
McFarlane mengakui bahwa duel melawan Leeds selalu sarat gengsi. Namun, ia tidak menganggap pertandingan di Wembley sebagai sesuatu yang berbeda. “Ini tetap pertandingan sepak bola, 11 lawan 11, dan kami harus memaksimalkan peluang,” ujarnya.
Sepanjang musim ini, Leeds belum pernah kalah dari The Blues. Mereka bahkan sempat menang 3-1 di Elland Road pada Desember.
McFarlane pun menegaskan timnya telah mempersiapkan diri menghadapi kekuatan lawan sekaligus mencari celah kelemahan mereka.
“Kami memastikan para pemain siap menghadapi keunggulan Leeds dan mencoba memanfaatkan kekurangan mereka,” tuturnya.
Meski performa tim sempat tidak konsisten, ia menilai kepercayaan diri skuad tetap terjaga. “Kami masih punya keyakinan. Memang situasinya tidak mudah, tetapi kami juga menunjukkan performa bagus melawan tim-tim kuat sebelumnya,” ucapnya.
Ia menutup dengan menyoroti kualitas pemain dalam skuadnya. “Ada banyak talenta di tim ini. Beberapa di antaranya termasuk yang terbaik di dunia di posisinya. Kami tetap percaya diri,” pungkasnya.

