
Gilabola.com – Pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, akhirnya membuka cerita menarik terkait pertemuannya dengan Sir Alex Ferguson, yang selama ini memunculkan banyak spekulasi soal peluangnya melatih Manchester United.
Dalam wawancara mendalam bersama FourFourTwo, pelatih asal Argentina itu menceritakan bagaimana sosok pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris pernah secara langsung menghubunginya untuk sebuah pertemuan.
Pochettino yang kini menangani tim nasional Amerika Serikat dengan kontrak hingga Piala Dunia 2026 menjelaskan bahwa Ferguson meminta nomor teleponnya melalui sekretaris asosiasi manajer liga.
Ia kemudian diundang untuk makan siang bersama di London.
“Pertemuan itu terjadi di London, antara sesama pelatih, antara seorang jenius dan seorang murid,” ujar Pochettino.
Momen yang Memicu Ketertarikan Setan Merah
Pertemuan tersebut terjadi saat Pochettino masih melatih Tottenham Hotspur dan sedang berada dalam performa terbaiknya. Sejak saat itu, momen tersebut sering disebut sebagai awal ketertarikan pihak Old Trafford terhadap dirinya sebagai kandidat pelatih jangka panjang.
Meski sempat terus dikaitkan saat menangani Paris Saint-Germain dan Chelsea, peluang untuk benar-benar melatih klub berjuluk Setan Merah tidak pernah terwujud.
Kisah Unik Saat Makan Siang
Dalam kesempatan yang sama, Pochettino juga membagikan cerita ringan yang terjadi saat makan siang tersebut.
Ketika tagihan datang, keduanya justru saling bersikeras untuk membayar.
Ferguson kemudian mengusulkan sebuah tantangan berupa pertanyaan trivia.
Ia meminta Pochettino menyebutkan nama pemain Argentina yang mencetak gol di final Piala Dunia 1930.
Tanpa ragu, Pochettino menjawab Guillermo Stábile. Jawaban tersebut membuat Ferguson terkejut.
“Nama itu tiba-tiba saja muncul di pikiran saya. Pada akhirnya, saya yang membayar makan siang,” ungkapnya.
Keinginan Kembali ke Liga Inggris
Saat ini, fokus utama Pochettino adalah mempersiapkan tim nasional Amerika Serikat menghadapi Piala Dunia 2026 yang digelar di kandang sendiri.
Namun, ia mengakui masih memiliki kedekatan emosional dengan Spurs yang pernah ia tangani.
Lebih dari itu, ia juga secara terbuka menyatakan keinginannya untuk kembali melatih di Premier League.
Menurutnya, ambisi untuk meraih gelar liga dan Liga Champions masih belum padam.
“Saat ini saya ingin menikmati Piala Dunia. Setelah itu, saya ingin mencoba lagi. Saya hampir memenangkan Liga Inggris dan Liga Champions, dan saya ingin kembali berjuang untuk itu,” jelasnya.
Masa Depan di Old Trafford Masih Tanda Tanya
Komentar Pochettino muncul di tengah situasi tidak menentu yang sedang dialami Manchester United. Klub tersebut tengah menjalani masa transisi setelah musim 2025/2026 yang penuh gejolak.
Posisi pelatih untuk musim depan masih belum dipastikan.
Untuk saat ini, Pochettino tetap fokus di level internasional. Namun, peluang kembali ke sepak bola Inggris tampaknya masih terbuka lebar.
