
Liverpool berpotensi kembali membuat Newcastle United kecewa di bursa transfer. Nama terbaru yang bisa menjadi sumber persaingan kedua klub adalah gelandang muda AZ Alkmaar, Kees Smit.
Pemain berusia 20 tahun itu selama beberapa waktu terakhir masuk dalam daftar pemain yang dipantau Newcastle. Namun laporan terbaru menyebut Liverpool kini mulai membuka jalur komunikasi terkait kemungkinan transfer sang gelandang.
Nilai transfer yang dibicarakan pun tidak kecil. AZ Alkmaar dikabarkan membanderol Smit di kisaran €60 juta atau sekitar Rp1,13 triliun.
Liverpool Mulai Masuk dalam Perburuan Kees Smit
Menurut laporan TEAMtalk, Newcastle sempat berada di posisi terdepan dalam perburuan tanda tangan Smit. Situasi itu kini berubah setelah perwakilan sang pemain disebut mulai menjajaki peluang negosiasi dengan Liverpool.
Smit mulai menarik perhatian banyak klub sejak menembus tim utama AZ Alkmaar pada musim 2024/25. Sejumlah klub Premier League sudah beberapa kali dikaitkan dengannya, termasuk Liverpool dan Newcastle.
Selain dua klub tersebut, Chelsea dan Tottenham Hotspur juga disebut memantau perkembangan sang pemain.
Sampai saat ini belum ada tawaran resmi yang diajukan Liverpool. Meski demikian, klub Merseyside itu memang sedang mencari tambahan tenaga di lini tengah.
Sebelumnya Liverpool juga dikaitkan dengan gelandang Lille, Ayyoub Bouaddi. Namun jika target tersebut sulit didapat karena persaingan dengan Arsenal dan PSG, Kees Smit bisa menjadi opsi yang semakin diprioritaskan.
Kontrak Smit bersama AZ masih berlaku hingga 2028. Meski begitu, klub Belanda tersebut disebut mulai terbuka terhadap kemungkinan penjualan demi mendapatkan nilai transfer maksimal dari aset muda terbaik mereka.
Newcastle Belum Tentu Melanjutkan Ketertarikan
Di kubu Newcastle, laporan yang muncul justru tidak sepenuhnya sejalan.
Jika sebelumnya mereka disebut menjadi peminat utama, jurnalis The Daily Telegraph Luke Edwards melaporkan bahwa tim asuhan Eddie Howe belum benar-benar mengejar transfer tersebut.
Salah satu alasannya karena Newcastle tidak yakin Smit tertarik pindah ke St James’ Park musim panas ini.
Meski demikian, Newcastle tetap mengakui kualitas pemain yang telah mencuri perhatian banyak klub Eropa tersebut.
Situasi itu membuat peluang Newcastle mendapatkan Smit terlihat semakin rumit, terlebih jika Liverpool memutuskan bergerak lebih serius dalam beberapa pekan mendatang.
Profil Kees Smit Cocok dengan Kebutuhan Liverpool
Smit dikenal sebagai gelandang box-to-box yang aktif bekerja di kedua sisi permainan. Ia mampu menjelajahi area lapangan yang luas dan memiliki kontribusi baik saat menyerang maupun bertahan.
Pada musim lalu di Eredivisie, ia mencatat rata-rata lebih dari lima recovery bola per pertandingan. Kemampuan umpannya juga menjadi salah satu aspek yang paling menonjol.
Selain memiliki visi bermain yang baik, Smit juga dikenal berani melepaskan tembakan jarak jauh.
Masih ada beberapa aspek permainan yang perlu dikembangkan. Namun potensinya membuat banyak klub yakin bahwa ia bisa berkembang menjadi gelandang penting di level Premier League.
Smit sempat menjalani debut bersama tim nasional Belanda saat menang 2-1 atas Norwegia dalam laga uji coba pada Maret lalu. Namun ia gagal masuk skuad akhir Belanda untuk Piala Dunia.
Di Liverpool sendiri, kebutuhan akan gelandang baru muncul seiring ketidakpastian masa depan Curtis Jones yang tengah menarik minat Inter Milan. Selain itu, beberapa pemain inti seperti Alexis Mac Allister juga disebut tidak selalu tampil pada level terbaiknya sepanjang musim 2025/26.
Karena itu Liverpool dikabarkan lebih tertarik merekrut pemain muda dengan potensi besar untuk berkembang dalam jangka panjang. Profil tersebut sangat sesuai dengan karakter Kees Smit.
Saat ini belum ada kepastian ke mana sang pemain akan berlabuh. Namun satu hal yang mulai terlihat, Liverpool kembali memiliki peluang untuk merebut target yang sebelumnya lebih dulu dikaitkan dengan Newcastle United.
Opini Gilabola.com
Jika Liverpool masuk lebih dalam ke perburuan Kees Smit, posisi Newcastle akan sulit.
Bukan hanya karena daya tarik Anfield yang lebih besar, tetapi juga karena Liverpool tampak memiliki rencana jangka panjang yang cocok untuk perkembangan pemain muda seperti Smit.
Dengan usia yang masih 20 tahun, harga sekitar Rp1,13 triliun memang tergolong sangat tinggi.
Namun melihat banyaknya klub besar yang memantau situasinya, AZ Alkmaar berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan nilai jual tersebut.
Jika harus memilih saat ini, Liverpool terlihat memiliki peluang lebih besar dibanding Newcastle untuk memenangkan persaingan.
