Gilabola.com – Manchester City belum mau menyerah dalam perebutan gelar Liga Inggris. Meski posisi mereka masih bergantung pada hasil Arsenal, Pep Guardiola memastikan timnya tetap memburu kemenangan sampai pekan terakhir musim ini.
Laga tandang ke markas Bournemouth, Rabu (20/5/2026) dini hari 01.30 WIB, jadi penentu apakah harapan City tetap hidup atau justru berakhir lebih cepat.
Guardiola sadar timnya datang dengan kondisi yang tidak ideal. City hanya punya waktu tiga hari untuk pemulihan, sedangkan Bournemouth disebut memiliki persiapan jauh lebih panjang untuk pertandingan ini.
Apalagi tuan rumah masih punya target penting. Bournemouth sedang mengejar tiket kompetisi Eropa musim depan dan laga nanti juga menjadi pertandingan terakhir mereka di Vitality Stadium bersama Andoni Iraola yang akan meninggalkan klub.
“Itu akan membuat mereka tampil dengan versi terbaiknya,” kata Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyinggung perbedaan kondisi yang sering dialami tim-tim yang bermain hingga akhir kompetisi Eropa. Menurutnya, situasi seperti ini bukan hal baru bagi Manchester City.
Chelsea bahkan disebut Guardiola punya waktu sepekan penuh untuk mempersiapkan final Piala FA, sementara City hanya mendapat jeda singkat.
Tetap saja, target City tidak berubah.
“Kami tahu persis apa yang harus dilakukan. Tidak rumit, kami harus menang,” ujar Guardiola.
City memang tidak lagi memegang kendali penuh dalam perburuan trofi Liga Inggris. Namun Guardiola ingin timnya tetap punya peluang hingga pertandingan terakhir musim ini saat menghadapi Aston Villa di Etihad Stadium.
“All we want is to be with our people in the last game to try to fight,” ucap Guardiola.
Kemenangan atas Bournemouth akan membuat tekanan tetap ada sampai pekan penutup. Itu yang sedang diburu Manchester City sekarang.
Opini Gilabola.com
Manchester City terlihat masih menyimpan keyakinan meski situasinya tidak sepenuhnya berpihak kepada mereka. Guardiola juga tampak ingin menjaga mental tim agar tetap hidup sampai laga terakhir. Dalam kondisi seperti ini, pengalaman City di momen-momen krusial bisa jadi pembeda besar.

