
Manchester United tampaknya tinggal menunggu waktu untuk meresmikan kedatangan Ederson dari Atalanta. Gelandang asal Brasil itu bahkan mengakui sendiri bahwa proses kepindahannya sudah berada di tahap akhir.
Dalam wawancara bersama Sky Sport yang dikutip TuttoSport, pemain berusia 26 tahun tersebut menyebut hampir seluruh detail transfer telah diselesaikan. Kini hanya tersisa penyelesaian formal sebelum ia resmi bergabung dengan klub Premier League tersebut.
Meski masa depannya mulai menemui kejelasan, Ederson memilih menunda pembahasan soal klub hingga tugasnya bersama Timnas Brasil di Piala Dunia selesai.
“Semuanya praktis hampir selesai. Sekarang saya harus menikmati momen ini,” kata Ederson.
“Saya berada di sini dan ini sesuatu yang luar biasa. Kesempatan seperti ini harus dijalani sepenuhnya.”
Ederson Masih Fokus ke Timnas Brasil
Saat ini Ederson sedang memperkuat Brasil di ajang Piala Dunia. Kontribusinya sejauh turnamen berlangsung memang belum terlalu besar.
Ia memulai pertandingan pembuka melawan Maroko dari bangku cadangan sebelum akhirnya mendapatkan menit bermain saat Brasil meraih kemenangan atas Haiti.
Karena itu, sang gelandang belum ingin mengalihkan fokusnya ke urusan transfer. Prioritas utamanya tetap membantu Seleção menyelesaikan perjalanan mereka di turnamen tersebut.
Atalanta Raup Keuntungan Besar
Transfer ini juga menjadi kabar baik bagi Atalanta dari sisi bisnis. Manchester United disebut akan mengeluarkan dana sekitar 45 juta euro atau sekitar Rp847 miliar untuk memboyong Ederson ke Old Trafford.
Nilai tersebut memberikan keuntungan besar bagi klub asal Bergamo yang sebelumnya merekrut Ederson dari Salernitana dengan biaya jauh lebih rendah.
Selama empat musim membela Atalanta, Ederson berkembang menjadi salah satu gelandang paling konsisten di Serie A. Penampilannya membuat Manchester United menjadikannya salah satu target utama pada bursa transfer musim panas ini.
Penyelesaian resmi transfer diperkirakan akan dilakukan setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia berakhir.
Opini Gilabola.com
Manchester United tampaknya tidak sekadar membeli nama besar.
Saat transfer ini benar-benar tuntas, mereka mendapatkan gelandang yang sedang berada dalam fase terbaik kariernya.
Di sisi lain, Atalanta kembali menunjukkan kemampuan mereka mengembangkan pemain dan menjualnya dengan keuntungan besar.
Dari sudut pandang bisnis maupun performa, ini terlihat sebagai kesepakatan yang menguntungkan kedua pihak.
