Rahasia Tersembunyi di Balik Kurangnya Umpan untuk Hojlund di Manchester United

Gila BolaMail Sport memberitakan bahwa para pemain Manchester United dilaporkan menghindari memberikan umpan kepada Rasmus Hojlund karena kurangnya kepercayaan pada dirinya.

Meskipun Hojlund telah mengalami masa kering sejak kembali dari cedera pada bulan Maret, hanya mencetak satu gol dalam 10 pertandingan terakhirnya, ada indikasi bahwa rekan satu timnya merasa kurang yakin dengannya.

Spekulasi ini muncul setelah beberapa pemain Manchester United tampaknya mengurangi jumlah umpan yang diberikan kepada Rasmus Hojlund, yang berandil pada kemacetan gol sang striker.

Striker internasional Denmark, yang didatangkan dari Atalanta dengan biaya sebesar Rp 1,45 Trilyun pada jendela transfer musim panas lalu, mengalami awal yang sulit di Old Trafford.

Meskipun dia mencetak lima gol dalam babak grup Liga Champions, dia tidak mencetak gol dalam 14 pertandingan Liga Inggris pertamanya. Namun, performanya meningkat pada paruh kedua musim ini, di mana dia mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan antara bulan Desember dan Februari.

Meskipun demikian, cedera otot yang dialaminya pada bulan Februari telah mengganggu performanya. Data dari Opta menunjukkan bahwa beberapa rekan satu tim Hojlund mengalami penurunan dalam memberinya umpan.

Alejandro Garnacho, misalnya, hanya berhasil memberikan dua umpan kepada Hojlund selama 573 menit terakhir, lebih dari enam pertandingan. Hal ini menunjukkan penurunan drastis dalam pasokan bola ke Hojlund, yang sebelumnya menerima rata-rata 12,6 operan per 90 menit sebelum cedera.

Selain Garnacho, pemain lain seperti Aaron Wan-Bissaka dan Scott McTominay juga mengalami penurunan dalam memberikan umpan kepada striker berusia 21 tahun itu.

Wan-Bissaka turun dari rata-rata 1,76 operan per pertandingan menjadi hanya 0,68, sementara McTominay turun dari 1,64 operan per laga menjadi hanya 0,44 operan per laga.

Meskipun demikian, ada juga peningkatan dalam frekuensi umpan dari pemain seperti Bruno Fernandes dan Marcus Rashford, yang memberikan bola kepada Hojlund lebih sering daripada sebelumnya.

Kritik terhadap performa Hojlund juga datang dari beberapa ikon klub. Mantan kapten Manchester United Roy Keane, misalnya, telah mengecam performa Hojlund sebagai kurang memuaskan.

Legenda asal Irlandai itu mengatakan bahwa Hojlund belum menunjukkan keinginan untuk mencetak gol, dan statistiknya yang buruk dalam hal tembakan dan gol membuatnya sulit dipercaya.

Meskipun demikian, Keane juga menekankan bahwa performa Hojlund juga bergantung pada pemain di sekitarnya, yang menurutnya tidak menunjukkan keinginan yang cukup untuk membantu Hojlund.

Untungnya bahwa klub tampaknya masih percaya pada potensi Rasmus Hojlund, menjadikannya sebagai salah satu dari tiga atau empat pemain yang tidak akan dijual musim panas ini.

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update seputar berita bola terbaru! Untuk bergabung klik di sini gibolers!