Roy Keane Bela Situasi Cristiano Ronaldo, Tapi Ragu Dia Bisa Kembali ke Tim Man Utd

Gilabola.com Roy Keane bersimpati dengan situasi Cristiano Ronaldo di Manchester United yang harus diskors dari pertandingan melawan Chelsea karena sikap tidak hormatnya pada klub dan rekan-rekannya di laga sebelumnya melawan Spurs.

Eks kapten Manchester United Roy Keane mengaku bahwa dia harus membela Cristiano Ronaldo dari sudut pandang pemain, mengatakan bahwa dirinya menyadari rasa frustrasi yang dirasakan megabintang Portugal itu tapi meragukan peluangnya untuk bisa kembali ke tim sebelum Piala Dunia, seperti diberitakan via Sky Sports.

Mantan gelandang tukang jagal itu dengan sengit membela penyerang berusia 37 tahun itu di hadapan Jimmy Floyd Hasselbaink dan Gary Neville selama pertandingan antara The Red Devils melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (22/10) malam WIB.

Pembicaraan mengenai situasi Cristiano Ronaldo yang diskors atas ulahnya dalam pertandingan melawan Spurs di laga sebelumnya di tengah pekan dan apakah dia masih memiliki masa depan di klub dan apakah Erik ten Hag harus mempertahankannya setelah sikapnya yang dianggap tidak hormat pada tim dan rekan-rekannya untuk membuatnya diasingkan ke tim U-21.

Berbicara kepada Sky Sports, Roy Keane berusaha menunjukkan sikap simpatinya kepada mantan rekan setimnya itu, mengatakan bahwa dari sudut pandang pemain dia menyadari rasa frustrasi yang dirasakan kapten timnas Portugal, yang banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan dan kurang mendapatkan waktu bermain.

Ada banyak anggapan bahwa kemenangan atas Spurs adalah performa terbaik United, tapi mantan kapten klub itu dengan keras membalas klaim itu, mengatakan bahwa di musim lalu Cristiano Ronaldo juga bisa mencetak hattrick melawan tim asal London Utara tersebut.

Roy Keane kemudian mengakui bahwa dia sekarang ragu apakah ada jalan untuk kembali ke tim sebelum Piala Dunia 2022 setelah insiden tersebut tapi sekali lagi membela megabintang Portugal bahwa did usia 37 tahun, dia masih bisa produktif mencetak gol dan akan menjadi pilihan yang lebih baik daripada Marcus Rashford di lini depan.