
Gilabola.com – Manchester United mulai melihat peluang baru di bursa transfer musim panas setelah Southampton dihantam kasus “Spygate” yang bikin klub itu berada dalam tekanan besar.
Southampton resmi dicoret dari final play-off Championship usai EFL menyatakan klub tersebut melanggar aturan terkait perekaman ilegal terhadap lawan sepanjang musim. Mereka mengakui melakukan beberapa pelanggaran dengan merekam sesi tim Middlesbrough, Oxford, dan Ipswich Town.
Akibat keputusan itu, Southampton kehilangan tempat di final play-off melawan Hull City. Middlesbrough kini menggantikan posisi mereka menuju Wembley. Bukan cuma itu, Southampton juga dijatuhi pengurangan empat poin untuk musim depan.
Klub berjuluk The Saints itu masih mengajukan banding dan komite disiplin independen baru dijadwalkan bertemu pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Di tengah situasi tersebut, Manchester United disebut bisa mempercepat langkah untuk merekrut gelandang muda milik Southampton, Shea Charles.
Gelandang 22 tahun itu memang sudah dipantau sejak April lalu. Namanya mulai ramai setelah menjadi penentu kemenangan Southampton atas Arsenal di perempat final Piala FA. Everton juga dilaporkan ikut meminatinya.
Charles kembali tampil penting saat mencetak gol kemenangan melawan Middlesbrough di semifinal play-off Championship lewat babak tambahan waktu. Namun hasil itu kini praktis tak berarti setelah Southampton dipastikan tetap bermain di divisi kedua.
Musim ini Shea Charles tampil 38 kali dengan catatan enam gol dan dua assist. Southampton kabarnya memasang harga sekitar 20 juta poundsterling atau sekitar Rp438 miliar.
Angka itu masih dianggap lebih masuk akal dibanding target lain Manchester United seperti Elliot Anderson maupun Adam Wharton.
Kondisi Southampton yang gagal promosi juga diyakini bisa mempersulit mereka mempertahankan pemain-pemain utama. Itu yang membuat posisi klub dalam negosiasi transfer musim panas nanti jadi tidak terlalu kuat.
Ada hubungan lama yang bisa ikut mempermudah transfer ini.
Charles dibeli Southampton dari Manchester City seharga 11 juta poundsterling atau sekitar Rp241 miliar tiga tahun lalu. Saat itu Jason Wilcox masih menjabat direktur sepak bola Southampton setelah sebelumnya menjadi kepala akademi City.
Wilcox memang dikenal sangat menyukai potensi Charles sejak masih remaja. Ia merekrut sang pemain untuk mengisi kekosongan setelah Romeo Lavia pindah ke Chelsea.
Pemandu bakat Manchester United juga hadir ketika Charles tampil bersama Irlandia Utara saat kalah dari Italia di play-off Piala Dunia pada Maret lalu.
MU memang sedang mencari beberapa gelandang baru untuk musim depan. Casemiro diperkirakan akan hengkang, sementara Manuel Ugarte juga disebut berpeluang pergi.
Beberapa nama lain masuk daftar incaran seperti Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan Sandro Tonali milik Newcastle United. Masalahnya, Anderson dibanderol 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2,1 triliun, sedangkan Tonali dipatok 70 juta poundsterling atau sekitar Rp1,5 triliun.
Di situlah Shea Charles mulai terlihat sebagai opsi yang jauh lebih realistis untuk Manchester United.
Opini Gilabola.com: Shea Charles terlihat cocok untuk proyek jangka panjang Manchester United karena usianya masih muda dan harga transfernya belum terlalu liar. Situasi Southampton sekarang juga bisa membuat negosiasi lebih terbuka. Kalau benar serius, ini bisa jadi transfer cerdas MU dibanding memburu nama besar dengan harga selangit.
