
Kabar kurang sedap datang dari klub Liga Inggris, Everton. Striker muda Martin Sherif kini menghadapi dakwaan dari Football Association (FA) terkait dugaan pelanggaran aturan taruhan sepak bola.
FA menyebut Sherif diduga melakukan 61 taruhan pada pertandingan sepak bola dalam rentang waktu lebih dari satu tahun. Kasus tersebut mencakup periode 20 November 2024 hingga 12 Februari 2026.
Martin Sherif Didakwa atas 61 Taruhan
Dalam pernyataan resminya, FA menyebut Sherif didakwa melanggar FA Rule E1.2.
“Martin Sherif dari Everton FC telah didakwa melanggar aturan taruhan FA,” demikian pernyataan tersebut.
FA kemudian menjelaskan bahwa pelanggaran yang dituduhkan berkaitan dengan 61 taruhan pada pertandingan sepak bola yang dilakukan antara 20 November 2024 dan 12 Februari 2026.
Sherif belum pernah mencatatkan penampilan senior untuk tim Everton asuhan David Moyes. Ia lebih sering bermain untuk tim U-21 sebelum menjalani masa peminjaman ke Rotherham dan Port Vale.
Kini, kasus tersebut menjadi persoalan baru bagi sang pemain.
Sherif Punya Waktu hingga 17 Agustus
FA memberikan kesempatan kepada Sherif untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.
Batas waktu yang diberikan adalah Senin, 17 Agustus.
Artinya, proses ini belum menghasilkan keputusan mengenai apakah Sherif terbukti melakukan pelanggaran. Untuk saat ini, statusnya masih sebagai pemain yang didakwa oleh FA berdasarkan dugaan pelanggaran aturan taruhan.
Kasus tersebut berpusat pada 61 taruhan yang disebut FA terjadi selama periode 15 bulan.
