Tottenham Hotspur kembali menakhiri pertandingan Premier League tanpa kemenangan. Empat pemain Tottenham mendapat nilai 4/10 saat menghadapi Everton, termasuk Sandro Tonali dan Omar Marmoush.
Hasil ini membuat tim Roberto De Zerbi menjalani empat pertandingan tanpa kemenangan di awal musim, hingga para pemain harus menerima sambutan berupa sorakan dari pendukung.
Spurs sebenarnya memulai pertandingan dengan agresif. Jan Paul van Hecke bahkan memiliki peluang bagus untuk membuka skor pada babak pertama, tetapi gagal mengarahkan bola ke sasaran dari jarak dekat. Setelah momentum tersebut terbuang, permainan perlahan berubah dan Everton justru menutup babak pertama dengan tekanan lebih kuat.
James Garner menjadi pemain Everton yang paling dekat dengan gol. Tendangan bebas mantan pemain Manchester United itu berhasil ditepis Antonin Kinsky.
Situasi tidak banyak berubah selepas jeda. Tottenham malah dua kali mendapat kesempatan untuk bernapas lega.
Kinsky hampir membuat kesalahan fatal ketika umpannya justru jatuh ke kaki Kiernan Dewsbury-Hall. Beruntung bagi Spurs, pemain Everton itu tidak mampu memanfaatkannya. Mantan pemain Tottenham, Brennan Johnson, kemudian juga membuang peluang dari jarak sekitar 11 meter dengan tembakan yang melambung.
Tonali dan Marmoush Gagal Total!
Sandro Tonali menjadi salah satu pemain yang paling mengecewakan. Gelandang Italia itu hanya mendapat nilai 4/10 setelah kembali tampil membingungkan di lini tengah Tottenham.
Peran Tonali dalam skema De Zerbi masih terlihat belum jelas. Ia terlalu sering dilewati lawan di area tengah dan gagal memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap permainan Spurs.
Mateus Fernandes juga menerima nilai 4/10. Ia sempat mendapatkan kesempatan ketika dimainkan menuju area depan pada babak pertama, tetapi terlalu lama mengambil keputusan sebelum akhirnya melepaskan tembakan.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Omar Marmoush bernasib sama. Pemain asal Mesir itu diturunkan dalam peran yang lebih dalam untuk pertama kalinya bersama Tottenham dan kesulitan membangun kombinasi dengan Dominic Solanke.
Marmoush kemudian sempat dimainkan sekitar 20 menit sebagai penyerang tunggal. Perubahan posisi itu ternyata tidak banyak membantu penampilannya.
Solanke sendiri juga memperoleh nilai 4/10. Selama 60 menit berada di lapangan, penyerang Inggris tersebut dinilai nyaris tidak memberikan kontribusi. Kurangnya ketajaman setelah lama tidak bermain menjadi salah satu kemungkinan penyebab, tetapi penampilannya tetap jauh dari harapan.
Dengan demikian, Tottenham memiliki empat pemain yang hanya mendapat nilai 4, yakni Tonali, Mateus Fernandes, Marmoush, dan Solanke.
Archie Gray Tetap Menonjol
Di tengah penampilan mengecewakan sejumlah pemain senior, Archie Gray justru kembali menunjukkan kualitasnya.
Pemain muda tersebut mendapat nilai 7/10, tertinggi di antara pemain Tottenham yang menjadi starter. De Zerbi bahkan menyebut Gray sebagai “masa depan Tottenham”, sebuah penilaian yang terasa semakin masuk akal melihat konsistensinya di lapangan.
Antonin Kinsky mendapatkan nilai 6/10. Ia membuat penyelamatan penting pada babak pertama, meski hampir menjadi penyebab Tottenham kebobolan setelah memberikan bola langsung kepada pemain Everton. Kinsky kemudian mampu menebus kesalahan tersebut dengan penyelamatan.
Di lini belakang, Van Hecke dan Micky van de Ven sama-sama mendapat 6/10. Van Hecke memang membuang peluang emas pada babak pertama, tetapi tetap tampil cukup solid bersama Van de Ven.
Van de Ven sendiri harus mengambil peran sebagai bek senior setelah kepergian Cristian Romero. Bersama Van Hecke, ia terlihat cukup tenang dalam menjaga pertahanan.
Andrew Robertson juga dinilai cukup baik dengan 6/10. Ia bekerja keras di sisi kiri pertahanan, meski kualitas umpannya beberapa kali belum sesuai harapan.
Rodrigo Bentancur tampil aktif pada babak pertama dan mendapat nilai 6/10, tetapi performanya menurun dengan cepat setelah turun minum. De Zerbi kemudian menggantinya ketika permainan mulai lepas dari kendali.
Savio memperoleh 5/10. Winger tersebut beberapa kali memberikan hiburan lewat aksinya, tetapi kembali kesulitan ketika sudah memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pemain Pengganti Tak Bantu Bayak
Mohammed Kudus menjadi salah satu pemain pengganti yang dinilai cukup menjanjikan. Ia mendapat 6/10 dan terlihat sangat langsung ketika menyerang, meski belum memiliki ketajaman penuh.
Lucas Bergvall juga memperoleh 6/10. Ia hampir mencetak gol melalui tembakan melengkung dari tepi kotak penalti, tetapi Jordan Pickford mampu menggagalkannya setelah sebelumnya melakukan kesalahan dalam penguasaan bola.
Mathys Tel, yang juga mendapat 6/10, berusaha meregangkan pertahanan Everton. Masalahnya, bola yang datang kepadanya tidak cukup banyak.
James Maddison pun mendapat 6/10 setelah masuk dari bangku cadangan.


