
Liverpool mulai bergerak di bursa transfer, satu rekrutan hampir rampung tetapi dua target lainnya malah menjauh.
The Reds mulai memanaskan aktivitas mereka di bursa transfer musim panas. Di tengah sejumlah pemain yang sudah meninggalkan Anfield, The Reds juga terus menyusun skuad baru untuk menghadapi musim pertama di bawah pelatih Andoni Iraola.
Namun, tidak semua rencana berjalan mulus. Satu transfer disebut tinggal selangkah lagi selesai, sementara dua target utama justru semakin sulit didatangkan.
Beberapa Pemain Tinggalkan Anfield
Perombakan skuad Liverpool sudah dimulai dengan hengkangnya sejumlah pemain. Mohamed Salah, Andy Robertson, dan Ibrahima Konate resmi berpisah setelah kontrak mereka berakhir.
Robertson melanjutkan karier bersama Tottenham Hotspur, sedangkan Konate bergabung dengan Real Madrid. Adapun Salah masih dikaitkan dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal.
Di sisi lain, Luca Stephenson menjadi pemain berikutnya yang berpeluang meninggalkan Liverpool. Setelah dua musim dipinjamkan ke Dundee United, gelandang muda itu dikabarkan hampir menyelesaikan kepindahannya ke klub Championship, Bolton Wanderers.
Beberapa nama lain juga masih berpeluang angkat kaki. Curtis Jones diminati Inter Milan, tetapi klub Italia itu belum bersedia memenuhi harga yang dipatok Liverpool, yakni lebih dari Rp664 miliar. Nottingham Forest juga tertarik, meski sang pemain disebut belum berminat pindah.
Joe Gomez, Federico Chiesa, hingga Harvey Elliott juga masih menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan mereka. Sementara itu, pembicaraan mengenai kemungkinan Alexis Mac Allister hengkang mulai mereda setelah Real Madrid mengalihkan perhatian ke target lain.
Liverpool juga mempertimbangkan peminjaman sejumlah pemain muda, termasuk Kieran Morrison dan Trey Nyoni.
Victor Munoz Sudah Datang, Tapi Dua Target Sayap Mulai Menjauh
Liverpool sudah mengamankan satu wajah baru. Winger timnas Spanyol Victor Munoz direkrut setelah klub mengaktifkan klausul pelepasannya senilai Rp763 miliar dari Osasuna.
Sebelumnya, Liverpool juga telah memastikan kedatangan bek tengah Jeremy Jacquet dari Rennes. Kesepakatan senilai sekitar Rp1,33 triliun sebenarnya sudah dicapai sejak Januari lalu.
Meski begitu, kebutuhan di sektor sayap kanan masih menjadi perhatian setelah kepergian Mohamed Salah.
Liverpool sempat menawarkan sekitar Rp1,9 triliun untuk winger muda RB Leipzig, Yan Diomande. Namun, tawaran itu ditolak. Diomande kini mengaku ingin hengkang musim panas ini, tetapi Paris Saint-Germain disebut menjadi tujuan favoritnya sehingga peluang Liverpool semakin kecil.
Situasi serupa juga terjadi pada Bradley Barcola. PSG dikabarkan tidak berniat melepas pemain timnas Prancis tersebut dan hanya akan mempertimbangkan tawaran di atas Rp2,43 triliun, angka yang dinilai sangat tinggi.
Karena itu, Liverpool mulai mempertimbangkan alternatif lain seperti Yanbuka Minteh dari Brighton, Said El Mala milik Koln, dan Matia Fernandez-Pardo dari Lille yang dinilai lebih realistis dari sisi harga.
Sementara itu, minat Liverpool terhadap Anthony Gordon praktis berakhir setelah pemain Inggris tersebut lebih dulu bergabung dengan Barcelona dari Newcastle United dengan nilai transfer sekitar Rp1,54 triliun.
Untuk posisi gelandang, Liverpool diperkirakan belum akan bergerak sebelum ada kepastian mengenai masa depan beberapa pemain yang ada saat ini. Klub juga belum tentu mendatangkan bek kanan baru meski Conor Bradley mengalami cedera jangka panjang dan kondisi kebugaran Jeremie Frimpong belum sepenuhnya stabil.
Liverpool terlihat memilih pendekatan yang lebih selektif dibanding bursa transfer sebelumnya.
Fokus mereka bukan sekadar menambah jumlah pemain, melainkan mencari sosok yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan Andoni Iraola.
Jika target utama seperti Yan Diomande dan Bradley Barcola gagal didapatkan, keputusan beralih ke opsi yang lebih realistis justru bisa menjadi langkah yang lebih bijak daripada memaksakan transfer dengan harga yang terlalu tinggi.
