
Kesuksesan menjuarai UEFA Conference League tampaknya membuat Crystal Palace semakin percaya diri menatap musim depan. Klub asal London Selatan itu kini bersiap melakukan perubahan besar di kursi pelatih.
Nama yang sedang dibidik adalah Pierre Sage, pelatih RC Lens yang baru saja dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Ligue 1 musim ini.
Menurut laporan Julien Laurens dari ESPN, Crystal Palace tengah menyiapkan tawaran resmi untuk mendatangkan pelatih asal Prancis berusia 47 tahun tersebut. Langkah itu dilakukan setelah masa depan Oliver Glasner mulai dipertanyakan di tengah ambisi klub untuk terus berkembang di Premier League.
Sage masih terikat kontrak bersama Lens hingga dua tahun ke depan. Pemilik klub, Joseph Oughourlian, disebut sangat ingin mempertahankannya, terlebih Lens berpeluang tampil di Liga Champions musim depan.
Meski begitu, ada keyakinan bahwa Sage tertarik menjajal tantangan baru di Inggris.
Kesempatan menangani Crystal Palace dinilai menjadi daya tarik tersendiri. Status Palace sebagai juara UEFA Conference League membuat proyek yang ditawarkan klub terlihat semakin menarik.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa Palace sudah membuka komunikasi dengan Lens. Klub Prancis itu juga dikabarkan telah bersiap menerima tawaran awal dari chairman Palace, Steve Parish, dalam waktu dekat.
Juga Masuk Radar Liverpool
Persaingan mendapatkan tanda tangan Pierre Sage diperkirakan tidak akan mudah.
Sebelumnya, namanya sempat dikaitkan dengan Liverpool yang sedang mencari pelatih baru setelah berakhirnya masa kerja Arne Slot. Tim perekrutan The Reds memasukkan Sage ke dalam daftar kandidat mereka.
Walaupun Liverpool saat ini disebut lebih fokus mengejar Andoni Iraola dari Bournemouth, Sage masih dianggap sebagai salah satu opsi penting apabila negosiasi tersebut tidak berjalan sesuai rencana.
Situasi itulah yang membuat Crystal Palace memilih bergerak cepat. Setelah upaya mereka merekrut Iraola tidak berlanjut, Palace kini menjadikan Sage sebagai target utama.
Sosok yang Sedang Naik Daun
Popularitas Pierre Sage meningkat pesat dalam setahun terakhir.
Setelah sempat menangani Lyon, ia mengambil alih Lens pada musim panas lalu dan langsung mengubah wajah tim. Di bawah arahannya, Lens memainkan sepak bola yang agresif dan dinamis.
Hasilnya sangat impresif. Sage membawa Lens meraih gelar Coupe de France sekaligus bersaing ketat dengan Paris Saint-Germain dalam perebutan trofi Ligue 1 hingga akhir musim.
Kemampuannya mengembangkan pemain muda juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak klub besar mulai meliriknya.
Bagi Crystal Palace, Sage dianggap memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan tim. Klub ingin melanjutkan tren positif setelah menikmati dua musim beruntun dengan raihan trofi, dan pelatih asal Prancis itu diyakini mampu membawa proyek tersebut ke level berikutnya.
Opini Gilabola.com
Crystal Palace ingin membangun fondasi jangka panjang dengan pelatih yang sedang berada dalam fase terbaik kariernya.
Pierre Sage juga tampak sebagai pilihan yang lebih sejalan dengan proyek pengembangan pemain muda Palace. Tantangannya kini adalah apakah ia siap meninggalkan zona nyaman di Prancis untuk menghadapi kerasnya Premier League.
