Wolves Biasa Masuk Angin Jelang Akhir Tahun, Gagal Menang Empat Kali!

Gila Bola – Para pemain Wolves bertanding bola, tapi pikiran sudah pengen jalan-jalan akhir tahun. Itulah yang terjadi dalam empat tahun terakhir, saat mengakhiri laga terakhir tahun itu dengan satu hasil imbang dan tiga kekalahan.

Jelas, pelatih anyar Gary O’Neil berusaha mengakhiri tradisi menutup tahun tanpa hasil kemenangan seperti yang dilakukan tim selama ini, saat mereka tandang ke Everton pada Sabtu malam (30/12) ini. Juga laga terakhir 2023 ini.

Sebuah kemenangan akan memberi Hwang Hee-chan dan rekan-rekannya 28 poin, yang cukup untuk merebut posisi 10 klasemen sementara Liga Inggris. Asumsinya, Chelsea kehilangan poin saat mereka tandang ke Luton Town pada jam yang sama, malam ini.

Wolves Tidak Terkalahkan Kontra Everton

Ada banyak alasan untuk menjadi lebih malas daripada biasanya. Wolves tidak terkalahkan dalam lima head-to-head terakhirnya kontra the Toffees, empat kali menang dan satu imbang.

Satu-satunya hasil imbang yang usai 1-1 terjadi Mei 2023 ketika gol dari Hee-chan disamakan oleh Yerry Mina pada menit kesembilan injury time, yang merusak peluang tiga poin Wolves.

Sisa empat perjumpaan usai dengan kemenangan, seluruhnya dengan skor tipis 0-1, 2-1, dan semacamnya.

Everton Sedang Bagus-bagusnya Saat Ini

Pasukan Sean Dyche justru tampil bersemangat setelah terkena hukuman pengurangan 10 poin yang dijatuhkan otoritas Premier League.

Koleksi nilai mereka dari delapan kali menang dan dua imbang memberi 26 poin, yang seharusnya cukup untuk menduduki posisi setengah teratas klasemen Liga Inggris. Sayangnya, hukuman pemotongan 10 poin hanya memberi 16 poin.

The Toffees kini hanya memberi mereka posisi ke-17, selisih satu poin saja di atas Luton yang mungkin bisa mencuri poin dari Chelsea yang tengah tidak konsisten.

Top Skor Wolves, Siapa Sajakah?

Sudah disebut tadi, pemain asal Korea Selatan Hwang Hee-chan, mencetak delapan gol sejauh ini bagi tim kuning di ajang Liga Inggris.

Kedatangannya dua tahun lalu dari RB Leipzig tidak akan pernah disesali, memberinya gelar pahlawan tim.

Sementara itu Matheus Cunha menempati posisi kedua top skor dengan koleksi lima gol, selain Saša Kalajdžić asal Austria dengan dua gol. Sama banyaknya dengan Saša Kalajdžić adalah Mario Lemina, pemain asal Gabon.

advertisement

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update terbaru seputar sepak bola! klik di sini gibolers!