
Borussia Dortmund membawa pulang kemenangan dari Emirates Stadium setelah menundukkan Arsenal 3-2 dalam pertandingan pramusim Emirates Cup 2026, Minggu (9/8/2026).
Dortmund tampil tajam sejak awal. Dua gol pada babak pertama membuat Arsenal berada dalam posisi sulit sebelum tuan rumah mencoba bangkit selepas jeda.
Dortmund Ngamuk di Babak Pertama
Laga baru berjalan tujuh menit ketika Dortmund sudah membuka skor.
Samuele Inacio menjadi pencetak gol pertama setelah menerima peluang dari umpan terobosan Felix Nmecha, yang sebelumnya mendapat bola dari Fabio Silva. Inacio kemudian melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang Arsenal.
Dortmund tidak berhenti menekan.
Pada menit ke-29, Konstantinos Karetsas menggandakan keunggulan lewat aksi individu dari sisi kanan. Pemain anyar asal Yunani itu melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke sudut atas gawang Arsenal.
Skor 2-0 bertahan sampai turun minum.
Arsenal baru menemukan respons setelah pertandingan memasuki babak kedua. Ethan Nwaneri memperkecil ketertinggalan pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan silang Christos Tzolis.
Harapan Arsenal untuk menyamakan kedudukan kembali mendapat pukulan lima menit kemudian.
Joane Gadou mencetak gol ketiga Dortmund melalui tembakan keras setelah memanfaatkan situasi sepak pojok yang diawali Inacio. Dortmund kembali menjauh 3-1.
Arsenal masih punya kesempatan untuk mengejar.
Pada menit ke-67, Tzolis dilanggar Kaua Prates di dalam area terlarang. Wasit memberikan penalti dan Viktor Gyökeres dipercaya menjadi eksekutor.
Penyerang tersebut menjalankan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 3-2.
Gol itu membuat Arsenal kembali memiliki peluang untuk mengejar Dortmund. Namun, tidak ada gol tambahan sampai pertandingan berakhir.
Arsenal Bangkit, tapi Terlambat
Kekalahan ini memperlihatkan dua wajah Arsenal dalam pertandingan tersebut. Mereka kesulitan mengimbangi Dortmund pada babak pertama, tetapi mampu memberikan respons setelah turun minum.
Dortmund justru menunjukkan efektivitas yang lebih baik ketika mendapatkan peluang. Tiga gol mereka lahir dari rangkaian serangan yang berbeda, termasuk tembakan Inacio, aksi Karetsas, dan penyelesaian Gadou setelah situasi bola mati.
Arsenal memang berhasil mencetak dua gol pada babak kedua. Namun, kebangkitan itu belum cukup untuk menghapus defisit yang sudah terbentuk sebelum jeda.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan Arsenal menuju musim mendatang. Salah satu pemain baru yang mendapat perhatian adalah Bruno Guimaraes.
Gelandang tersebut baru didatangkan Arsenal dari Newcastle United. Musim lalu, ia mencatatkan 29 penampilan, sembilan gol, dan lima assist di Liga Inggris.
Guimaraes mengaku sangat senang setelah resmi diperkenalkan kepada publik Emirates.
“Saya sangat senang,” kata Guimaraes.
Ia juga menjelaskan ambisinya bersama Arsenal.
“Saya dalam tahap kehidupan yang perlu tantangan seperti ini. Saya ingin memenangkan trofi. Saya ingin membuat sejarah, dan saya rasa saya di tempat yang tepat untuk mewujudkannya,” ujar Guimaraes.
