Inggris Diminta Berhenti Hargai Kegagalan, Saatnya Pecat Manajer Gareth Southgate

Gareth Southgate didesak untuk dipecat atau mundur dari jabatannya usai kegagalan timnas Inggris di Piala Dunia 2022.

Gila Bola – Bos Bristol Rovers Joey Barton menyerukan agar Gareth Southgate dipecat atau segera mundur dari jabatannya setelah timnas Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2022 di babak perempat final.

Dengan materi skuad yang sangat menjanjikan, The Three Lions diharapkan bisa melangkah jauh di turnamen, tapi harus menerima kenyataan untuk tersingkir di babak perempat final Piala Dunia.

Itu adalah kegagalan lain dari timnas Inggris dengan skuad berbakat mereka untuk memenangkan trofi setelah sebelumnya juga gagal di Piala Dunia 2018 (semifinal) dan Euro 2021 (final).

Berhenti Hormati Kegagalan

Advertisement
SUPERITC SLOT
SUPERITC SLOT
JayaPoker
JayaPoker
HKIndo
HKIndo

Manajer Bristol Rovers, yang timnya berada di urutan ke-12 di League One dengan tujuh kemenangan dari 21 pertandingan musim ini, sekarang mendesak Inggris untuk berhenti menghargai kegagalan dengan memecat Gareth Southgate.

Dia menuliskan di akun twitternya, “Tidak percaya Southgate belum mengundurkan diri. Itu adalah dua Piala Dunia dan satu Piala Eropa kandang yang seharusnya kami menangkan. Berhenti menghargai kegagalan. Harus pergi. Saatnya mempekerjakan seseorang yang bisa menang.”

Gareth Southgate telah menjadi manajer bagi timnas Inggris sejak 2016 dengan pencapaiannya adalah dia membawa negaranya ke semifinal Piala Dunia 2018 di Rusia dan final Piala Eropa 2020.

Pencapaian Southgate

Sebenarnya, dibandingkan dengan para manajer pendahulunya, Gareth Southgate terbilang cukup sukses secara statistik. Antara 1968-2016, timnas Inggris hanya menang di enam laga fase gugur turnamen besar, dan mereka melakukannya dengan jumlah yang sama hanya dalam 2018-2022 bersama mantan bos Middlesbrough.

Dalam karir manajerial secara keseluruhan, Gareth Southgate juga punya prosentase kemenangan yang cukup baik (60,5 persen), hanya kalah dari Fabio Capello (66,7 persen), tapi unggul dari Sven Goran Eriksson (59,7 persen), Roy Hodgson (58,9 persen), dan Steve McClaren (50 persen).

Hanya saja memang ada ekspektasi tinggi pada timnas Inggris saat ini karena skuad mereka yang sangat berbakat dan saking lamanya mereka sudah tak pernah memenangkan trofi mayor sejak kemenangan di Piala Dunia 1966 di kandang.

Siapa Penggantinya?

Nasib Gareth Southgate saat ini belum diputuskan, bertahan atau mundur/dipecat, tapi sudah ada banyak nama kandidat ke permukaan untuk menggantikan pekerjaannya sebagai calon bos baru The Three Lions.

Dua nama terfavorit untuk menggantikan bos timnas Inggris adalah Mauricio Pochettino (eks Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain) serta Thomas Tuchel (eks PSG dan Chelsea).

Sementara kandidat lain adalah Eddie Howe (Newcastle United), Graham Potter (Chelsea), Brendan Rodgers (Leicester City), Steven Gerrard (eks Aston Villa), hingga Steve Cooper (Nottingham Forest).

PILARWIN
PILARWIN
IBOSport
MACAUBET
TexasPoker
JokerNet88
SebelumnyaTen Hag Konfirmasi Manchester United Bakal Perpanjang Kontrak Lima Pemain Ini
SelanjutnyaBawa Kroasia 2 Kali ke Semifinal Piala Dunia, Zlatko Dalic Tak Percaya