Kalahkan Nigeria di Final, Sebastian Heller Antar Pantai Gading Juara Piala Afrika

Gila Bola – Pantai Gading meraih gelar juara Piala Afrika setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Nigeria di babak final di Stadion Alassane Ouattara dengan skor akhir 2-1.

Gol Sebastian Haller pada menit ke-82 memastikan Pantai Gading bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Nigeria dengan skor akhir 2-1 dan memenangkan Piala Afrika 2023.

Jalannya Pertandingan

Nigeria unggul lebih dulu melalui sundulan William Troost-Ekong dari sepak pojok pada menit ke-38 dan ini adalah serangan pertama Super Eagles, mereka hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran dan langsung unggul 1-0.

Terlihat terkejut setelah kebobolan, tuan rumah Pantai Gading terus menekan untuk mencari gol penyama kedudukan tapi kesulitan melewati Nwabali yang berada di bawah mistar gawang Nigeria.

Gol penyama akhirnya datang dua menit setelah satu jam pertandingan berjalan saat Franck Kessie menyambut umpan silang Adingra dari sepak pojok untuk mencetak gol dengan sundulan melewati Nwabali, skor 1-1.

Dengan pertandingan tertahan dengan skor masih imbang, Sebastian Haller menjadi pahlawan negaranya saat mencetak gol kedua timnya yang ternyata menjadi gol kemenangan! Ia berhasil menyambar umpan silang Adingra dan melesakkannya ke dalam gawang untuk membuat skor menjadi 2-1.

Dari Eliminasi Hingga Juara

Hanya sedikit yang bisa memprediksi bahwa tim Pantai Gading ini yang lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik akan mencapai final, apalagi memenangkan turnamen ini.

Skuad The Elephtants ini kalah dalam dua pertandingan grup mereka yang sempat mengecewakan para penggemar dan Federasi Sepak Bola mereka yang kemudian memecat pelatih mereka, Jean Louis Gasset.

AYO JOIN CHANNEL WHATSAPP GILABOLA.COM UNTUK MENDAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR SEPAK BOLA! KLIK DI SINI GIBOLERS!

Pelatih sementara, Emerse Fae, datang dan menyusun ulang tim mereka sehingga mereka berhasil mengalahkan juara bertahan Senegal lewat adu penalti di babak 16 besar.

Mereka juga menyingkirkan Mali di perempat final dan juga Republik Demokratik Kongo di semifinal sebelum penampilan bersemangat mereka membuat mereka mengatasi Nigeria setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Ini adalah pertama kalinya sebuah tim kalah dalam dua pertandingan grup dalam sebuah turnamen namun berhasil menjadi juara Piala Afrika.